alexametrics

Rusia Sebut AS Labil, Sulit Diprediksi

loading...
Rusia Sebut AS Labil, Sulit Diprediksi
Moskow mengatakan, karena hal ini mereka tidak mengetahui bagaimana kelanjutan hubungan dengan Washington di masa depan. Foto/Istimewa
A+ A-
MOSKOW - Rusia menyebut Amerika Serikat (AS) sangat labil dan sulit untuk diprediksi. Moskow mengatakan, karena hal ini mereka tidak mengetahui bagaimana kelanjutan hubungan dengan Washington di masa depan.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov menuturkan, posisi otoritas AS dalam banyak masalah berubah dan hampir tidak mungkin untuk memprediksi masa depan hubungan bilateral untuk dua tahun ke depan.

"Memang, posisi (Presiden AS Donald) Trump dan pihak AS dalam banyak masalah mengalami perubahan cepat, itu sebabnya di sini beberapa klarifikasi lengkap harus dilakukan terlebih dahulu," ucap Peskov.



"Sangat sulit bagi siapa pun akan memiliki nyali untuk membuat perkiraan mengenai masa depan hubungan bilateral kami (dengan AS) untuk dua tahun ke depan," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Senin (20/5).

Peskov mengatakan, meskipun Trump telah berulang kali menyuarakan keinginannya untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Namun, sejauh ini tidak ada inisiatif dari AS untuk melakukan pembicaraan untuk membahas pertemuan Putin dan Trump.

"Terserah Washington untuk mengajukan inisiatif untuk mengadakan pertemuan bilateral antara presiden. Di Argentina, pertemuan, yang telah disepakati, dibatalkan dengan pemberitahuan kurang dari 24 jam. Karena itu, tentu saja, inisiatif pertemuan baru harus datang dari pihak AS," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak