alexametrics

Sejumlah Agenda Jadi Bahasan Pertemuan Menlu RI dan Timor Leste

loading...
Sejumlah Agenda Jadi Bahasan Pertemuan Menlu RI dan Timor Leste
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dilaporkan akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste, Dionisio da Costa Babo Soares di Jakarta. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dilaporkan akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste, Dionisio da Costa Babo Soares di Jakarta pada esok hari. Fokus pertemuan keduanya adalah mengenai Indonesia Exposition di Auckland, hubungan bilateral, dan ASEAN.

"Dalam pertemuan itu akan dibahas beberapa isu, utamanya Pacific Exposition yang akan dilaksanakan Indonesia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir pada Kamis (16/5).

"Pasific Exposition yang akan menjadi tuan rumah KBRI di Selandia Baru dan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatan kehadiran Indonesia di Pasifik, ingin bekontribusi lebih besar lagi di Pasific dan meningkatkan konektivitas," sambungnya.



Dia menuturkan, kegiatan dalam acara ini meliputi terkait dengan turisme, bisnis dan kebudyan dan seni. "Mengundang Menlu Timor Leste untuk hadir, dan pertemuan besok akan membahas lebih detail mengenai Pacific Exposition,", sambungnya.

Arrmanantha lalu mengatakan, dalam pertemuan itu juga akan dibahas beberapa isu bilateral, khususnya investasi dan perdagangan. Dalam pertemuan itu, papar Arrmanantha, juga akan dibahas rencana aplikasi Timor Leste ke ASEAN.

"Timor Leste mengajukan permohonan pada 2011 dan proses masih berlangsung. Indonesia negara utama yang mendukung Timor Leste, tidak hanya dukungan politik tapi pembangunan kapasitas unuk mempersiapkan Timor Leste sebagai anggota ASEAN. Kami berharap anggota ASEAN lainnya dapat memberikan dukugan yang kuat agar Timor Leste bisa menjadi anggota ASEAN," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak