alexametrics

Ketegangan di Timteng Meningkat, RI Minta Semua Pihak Tahan Diri

loading...
Ketegangan di Timteng Meningkat, RI Minta Semua Pihak Tahan Diri
Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia menyerukan kepada semua pihak di Timur Tengah untuk menahan diri dari melakukan tindakan yang hanya memperburuk situasi. Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat, setelah Amerika Serikat (AS) mengirimkan kapal induk dan bomber ke wilayah itu, dengan alasan untuk menghalau ancaman Iran.

Situasi di Timur Tengah semakin meningkat setelah adanya empat kapal tanker di perairan Uni Emirat Arab (UEA), yang masuk wilayah Teluk Persia, disabotase. AS dan sekutunya di kawasan menuding Iran di balik sabotase tersebut.

"Indonesia terus mengikuti perkembangan yang terjadi di Timur Tengah, khususnya mengenai ekskalasi terbaru akibat adanya serangan kapal tanker di Teluk Persia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir.



"Menekankan semua pihak menahan diri, berkontribusi untuk terus menurunkan ketegangan dan mengambil langkah untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan," sambungnya pada Kamis (16/5).

Terkait dengan Iran, sebelumnya Kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami mengatakan, Teheran sudah di ambang perang skala penuh dengan musuhnya.

"Kami berada di puncak konfrontasi skala penuh dengan musuh. Momen dalam sejarah ini —karena musuh telah melangkah ke medan konfrontasi dengan kami dengan semua kapasitas yang memungkinkan— adalah momen paling menentukan dari revolusi Islam," ujar Salami.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak