alexametrics

DK PBB akan Gelar Pertemuan untuk Bahas Situasi Timteng

loading...
DK PBB akan Gelar Pertemuan untuk Bahas Situasi Timteng
Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Dewan Keamanan (DK) PBB dilaporkan akan melakukan pertemuan untuk membahas mengenai situasi di Timur Tengah. Pertemuan yang akan digelar pekan depan itu akan dipimpin Indonesia sebagai Presiden DK PBB.

Ketua satuan tugas DK PBB Kementerian Luar Negeri Indonesia, Hari Prabowo mengatakan, pertemuan itu akan dipimpin langsung oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. Pertemuan ini, lanjut pria yang disapa Bowo tersebut, hanya akan dihadiri oleh negara anggota DK PBB dan negara terkait dengan tema bahasan saja.

"Pertemuan ini akan membahas berbagai situasi terkini di Timur Tengah, seperti Palestina, Yaman, Suriah dan isu-isu lainnya," ucap Bowo saat briefing Kemlu RI pada Kamis (16/5).



"Akan diahass laporan dari utusann khusus PBB mengenai proses damai Timur Tengah dan lapoan dari UNRWA. Beberapa hal yang mungkin akan mengemuka dalam pertemuan masalah humaniter di Palestina dan daerah konflik lainnya yang semakin buruk dan aksi nyata apa yang bisa dilakukan," sambungnya.

Dia lalu mengatakan, dalam pertemuan itu akan dibahas pula langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi hambatan dalam proses damai di Timur Tengah dan pentingnya memajukan proses perdamaian yang kredibel.

Bowo mengatakan, selain akan memimpin pertemuan mengenai Timur Tengah, Retno juga akan memimpin debat terbuka mengenai perlindungan warga sipil di situasi konflik.

"Alasan hal ini dibahas dalam debat terbuka, disamping sejalan dengan tema Indonesia di DK PBB, juga bertepatan dengan 20 tahun agenda perlidungan warga sipil di DK PBB. Dan, juga memperingati 70 tahun disahkannya konvensi Jenewa mengenai hak humaniter," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, hal yang diangkat Indonesia dalam debat terbuka itu adalah penguatan kapasitas nasional terutama di negara yang sedang di situasi pasca konflik.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak