alexametrics

Putin Salahkan Trump atas Memanasnya Eskalasi AS dengan Iran

loading...
Putin Salahkan Trump atas Memanasnya Eskalasi AS dengan Iran
Presiden Rusia Vladimir Vladimorvich Putin. Foto/REUTERS
A+ A-
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai penyebab memanasnya ketegangan militer antara Washington dan Teheran. Menurut pemimpin Kremlin tersebut akar penyebab itu adalah keluarnya Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir multinasional Iran 2015.

Putin menyarankan para pemimpin di Teheran untuk terus mematuhi kesepakatan nuklir yang bernama resmi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) tersebut.

Kecaman Putin terhadap keputusan Trump itu disampaikan kepada wartawan setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Austria Alexander Van der Bellen. Dia mengatakan Iran berisiko meningkatkan kemungkinan konflik militer jika Teheran membatalkan bagian penting dari JCPOA.



Para pejabat Iran mengatakan pada pekan lalu bahwa jika komunitas dunia tidak mengerjakan ulang perjanjian nuklir dalam waktu 60 hari, maka Teheran akan mulai memperkaya uranium ke tingkat yang sepadan untuk pembuatan senjata.

"Saya telah berulang kali mengatakan dalam percakapan dengan mitra Iran bahwa, menurut pendapat saya, akan lebih rasional bagi Iran untuk tetap dalam perjanjian ini, tidak peduli apa (yang terjadi)," kata Putin, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (16/5/2019).

"Karena begitu Iran mengambil langkah pertama sebagai tanggapan, menyatakan menarik (diri dari kesepakatan nuklir), besok semua orang akan lupa bahwa Amerika Serikat adalah pemrakarsa penghancuran (kesepakatan), dan semuanya akan disalahkan pada Iran."

Putin, yang bertemu awal pekan ini dengan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo di Sochi, mengatakan Rusia mendukung perjanjian nuklir itu. Namun, beban terberat untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir dan menghindari perang terletak pada AS.

"Kami tidak bisa menyelamatkan semuanya," kata Putin. “Terutama ketika itu tergantung pada orang lain juga. Kami melakukan bagian kami. Kami siap untuk terus memainkan peran positif," ujarnya.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak