alexametrics

Bertemu di Sochi, Putin-Pompeo Bahas Perjanjian Kontrol Senjata

loading...
Bertemu di Sochi, Putin-Pompeo Bahas Perjanjian Kontrol Senjata
Yury Ushakov mengatakan, Putin dan Pompeo membahas mengenai Traktat Pengurangan Senjata Strategis (New START) saat keduanya bertemu di Sochi. Foto/Reuters
A+ A-
MOSKOW - Yury Ushakov, ajudan Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, Putin dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo membahas mengenai Traktat Pengurangan Senjata Strategis (New START) saat keduanya bertemu di Sochi.

Ushakov, seperti dilansir Tass pada Rabu (15/5), menuturkan, dalam pertemuan itu Putin juga menyampaikan kekecewaan atas keputusan AS menarik dari dari Perjanjian Nuklir Jangka Menengah (INF).

"Kami mengatakan bahwa kami mengharapkan pemerintah AS menentukan gagasan Presiden AS, Donald Trump tentang stabilitas strategis. Kami juga menyatakan kekecewaan atas penarikan AS dari INF dan membahas situasi di sekitar New START yang akan berakhir pada 2021," ucap Ushakov.



Dia mencatat, jika Washington tidak menentukan posisinya mengenai New START secepatnya, maka Moskow harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kemampuan keamanan dan pertahanannya.

"Pada saat yang sama, Putin menekankan bahwa kami siap untuk kembali ke dialog pragmatis normal tentang semua aspek stabilitas strategis dan semua aspek pengendalian senjata. Dalam hal ini, kami mengkonfirmasi perjanjian yang dicapai oleh dua presiden mengenai peluncuran dialog antara Kementerian Luar Negeri tentang masalah stabilitas strategis," ungkapnya.

"Dalam kerangka dialog ini yang akan dimulai dalam waktu dekat, seperti yang kita harapkan, kita akan secara profesional dan komprehensif membahas masalah yang berkaitan dengan pertahanan rudal, New START, INF, dan hal-hal lain yang terkait dengan memastikan stabilitas dan keamanan strategis," tukas Ushakov.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak