alexametrics

Putin kepada Pompeo: Sudah Waktunya untuk Pulihkan Hubungan AS-Rusia

loading...
Putin kepada Pompeo: Sudah Waktunya untuk Pulihkan Hubungan AS-Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo. Foto/RIA Novosti/Sergey Gunieev
A+ A-
SOCHI - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael Pompeo bahwa ia memiliki kesan Presiden Donald Trump ingin memulihkan hubungan antara Washington dan Moskow.

"Seperti yang Anda tahu, hanya beberapa hari yang lalu, saya merasa senang berbicara dengan presiden AS di telepon," kata Putin kepada Pompeo pada hari Selasa, ketika keduanya bertemu di Sochi.

"Saya mendapat kesan bahwa presiden (AS) cenderung untuk membangun kembali hubungan dan kontak Rusia-Amerika untuk menyelesaikan bersama masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama kami," ujar Putin.



"Untuk bagian kami, kami telah lebih dari sekali mengatakan bahwa kami juga ingin memulihkan hubungan sepenuhnya, dan kami berharap sekarang kondisi untuk itu telah terpenuhi," imbuh Putin, seperti dikutip Russia Today, Rabu (15/5/2019).

Pompeo setuju bahwa ada masalah kepentingan bersama antara AS dan Rusia, di mana kedua negara dapat bekerja sama secara produktif.

Presiden Rusia mencatat beberapa kepentingan bersama tersebut, di antaranya masalah keamanan, pencegahan penyebaran senjata pemusnah massal, masalah lingkungan dan masalah ekonomi seperti produksi minyak.

Pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada hari sebelumnya, Pompeo mengatakan bahwa Washington tidak akan mentoleransi campur tangan Moskow dalam pemilihan presiden AS tahun 2020.

Putin juga mengatakan kepada diplomat top AS bahwa Rusia tidak pernah ikut campur dalam pemilu AS. Penyelidikan Jaksa Khusus Robert Mueller juga membuktikan bahwa tidak ada kolusi antara tim kampanye Trump dan Kremlin.

Sejak kampanye 2016, banyak media AS dan Partai Demokrat menuduh Trump sebagai "agen Kremlin" dan Rusia mencampuri pemilu AS, tetapi tidak ada bukti konkret yang pernah ditawarkan.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak