alexametrics

Ancam Bunuh Presiden Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun

loading...
Ancam Bunuh Presiden Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/File Photo
A+ A-
WASHINGTON - Seorang pria asal Connecticut, Amerika Serikat (AS) telah didakwa di pengadilan atas tuduhan mengancam akan membunuh Presiden Donald John Trump dan membuat ancaman serangan bom. Jika terbukti bersalah, pria tersebut bisa menghadapi hukuman penjara maksimum 140 tahun.

Menurut dokumen pengadilan yang dilansir Reuters, Senin (13/5/2019), terdakwa juga membuat ancaman terhadap beberapa orang lainnya dengan mengirim surat berisi bubuk putih yang mencurigakan.

Gary Gravelle, 51, didakwa dengan 16 tuduhan, termasuk mengancam presiden pada September 2018. Saat itu, dia mengirimkan sebuah amplop berisi bubuk putih dan pesan tulisan tangan berbunyi "You Die."



Menurut surat dakwaan, terdakwa juga mengirim amplop yang serupa ke sebuah sinagog, sebuah masjid dan salah satu cabang dari National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), sebuah asosiasi orang kulit berwarna.

Menurut para pejabat, serbuk putih yang dikirim terdakwa dalam surat-suratnya diklaim sebagai biotoksin, tetapi setelah diselidiki ternyata serbuk tersebut tidak berbahaya.

Gravelle juga mengirim email dan membuat panggilan telepon yang mengancam akan meledakkan bom di Vermont, Washington dan di berbagai lokasi di Connecticut, termasuk gedung-gedung pemerintah dan fasilitas kesehatan mental.

Menurut Jaksa Agung AS John Durham, Gravelle pernah dihukum pada tahun 2013 karena mengirim pesan berisi ancaman. Namun, dia telah dibebaskan di bawah pengawasan federal sampai akhirnya ditangkap lagi atas tuduhan baru pada tahun lalu.

Tidak segera jelas apakah Gravelle mempunyai pengacara atau tidak.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak