alexametrics

Sekjen PBB Berharap Kesepakatan Nuklir Iran Bisa Diselamatkan

loading...
Sekjen PBB Berharap Kesepakatan Nuklir Iran Bisa Diselamatkan
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres berharap kesepakatan nuklir Iran dapat diselamatkan. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres berharap kesepakatan nuklir Iran dapat diselamatkan. Pernyataan ini datang sehari setelah Iran mengumumkan penangguhan sebagian dari komitmennya dalam kesepakatan yang diteken tahun 2015 itu.

"Sekretaris Jenderal secara konsisten menegaskan bahwa Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) merupakan pencapaian besar dalam nonproliferasi dan diplomasi nuklir dan telah berkontribusi pada perdamaian dan keamanan regional dan internasional," kata juru bicara Guterres, Farhan Haq, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir.

"Guterres sangat berharap Rencana Aksi Komprehensif Bersama dapat dilestarikan," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (9/5).



Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt mengatakan, keputusan Iran untuk menarik diri dari beberapa komitmennya berdasarkan kesepakatan nuklir adalah langkah yang tidak disukai.

Sementara itu, Prancis meminta Iran untuk menghormati semua komitmennya setelah Teheran mengumumkan pihaknya akan melonggarkan beberapa pembatasan terhadap program nuklirnya. Paris memperingatkan terhadap tindakan apa pun yang akan mengarah pada eskalasi.

“Prancis memperhatikan pernyataan ini dengan prihatin. Prancis berkomitmen untuk memastikan bahwa perjanjian ini, kunci untuk rezim non-proliferasi internasional dan keamanan internasional, sepenuhnya dilaksanakan,” kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Olivier Gauvin.

"Adalah penting untuk menghindari tindakan apa pun yang akan menghalangi pelaksanaan kewajiban mereka oleh para pihak yang sekarang terlibat dalam perjanjian atau yang akan memicu eskalasi. Prancis bertekad untuk memastikan bahwa perjanjian itu sepenuhnya dilaksanakan dan bahwa saluran keuangan dan ekspor Iran tetap terbuka," sambungnya.

Gauvin mengatakan Prancis berhubungan erat dengan pihak-pihak yang tersisa dari perjanjian tersebut, terutama Eropa, untuk meninjau kembali pernyataan Iran.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak