Iran Ingatkan Hizbullah tentang Upaya Israel Membunuh Nasrallah
Rabu, 19 Juni 2024 - 18:24 WIB
loading...
Tentara Israel ingin membunuh Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah. Foto/AP
A
A
A
BEIRUT - Iran telah memperingatkan Hizbullah Lebanon tentang potensi rencana Israel untuk membunuh Sekretaris Jenderal gerakan tersebut, Hassan Nasrallah.
Laporan surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, seorang utusan Iran tiba di Beirut segera setelah pembunuhan Taleb Sami Abdullah, komandan unit Nasr Hizbullah di Lebanon selatan.
Utusan tersebut bertemu dengan rekan dekat Nasrallah di ruang tertutup untuk menyampaikan “kekhawatiran Iran – yang juga dialami oleh Hizbullah – bahwa Israel kini menargetkan Nasrallah sendiri.”
Rai Al-Youm mengatakan surat kabar Israel menambahkan bahwa Hizbullah telah lama percaya bahwa Israel tidak berniat melenyapkan Nasrallah, meskipun ia telah memimpin gerakan Syiah Lebanon selama 32 tahun.
Meskipun Nasrallah tetap menjadi tokoh paling menonjol di Hizbullah, surat kabar tersebut menyebutkan bahwa laporan yang menyebutkan calon penerusnya sering kali meresahkannya. Tel Aviv diyakini telah membocorkan informasi tersebut untuk melemahkannya dan menciptakan ketegangan internal di dalam kepemimpinan Hizbullah.
Laporan surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, seorang utusan Iran tiba di Beirut segera setelah pembunuhan Taleb Sami Abdullah, komandan unit Nasr Hizbullah di Lebanon selatan.
Utusan tersebut bertemu dengan rekan dekat Nasrallah di ruang tertutup untuk menyampaikan “kekhawatiran Iran – yang juga dialami oleh Hizbullah – bahwa Israel kini menargetkan Nasrallah sendiri.”
Rai Al-Youm mengatakan surat kabar Israel menambahkan bahwa Hizbullah telah lama percaya bahwa Israel tidak berniat melenyapkan Nasrallah, meskipun ia telah memimpin gerakan Syiah Lebanon selama 32 tahun.
Meskipun Nasrallah tetap menjadi tokoh paling menonjol di Hizbullah, surat kabar tersebut menyebutkan bahwa laporan yang menyebutkan calon penerusnya sering kali meresahkannya. Tel Aviv diyakini telah membocorkan informasi tersebut untuk melemahkannya dan menciptakan ketegangan internal di dalam kepemimpinan Hizbullah.
Lihat Juga :