alexametrics

Intelijen Sri Lanka Sembunyikan Informasi Soal Serangan Bom Paskah

loading...
Intelijen Sri Lanka Sembunyikan Informasi Soal Serangan Bom Paskah
Pemimpin Parlemen Sri Lanka, Lakshman Kiriella sebut ada sejumlah petinggi intelijen yang sembunyikan informasi mengenai kemungkinan serangan pada akhir pekan lalu. Foto/Reuters
A+ A-
KOLOMBO - Pemimpin Parlemen Sri Lanka, Lakshman Kiriella mengatakan, ada sejumlah petinggi intelijen yang menyembunyikan informasi mengenai kemungkinan serangan pada akhir pekan lalu. Dia menyebut, karena informasi ini tidak terdistribusikan, tidak ada langkah-langkah yang diambil untuk mencegah insiden ini.

"Beberapa pejabat tinggi intelijen menyembunyikan informasi intelijen dengan sengaja. Informasi ada di sana, tetapi para pejabat tinggi keamanan tidak mengambil tindakan yang tepat," ucap Lakshma.

Dia mengatakan, informasi tentang kemungkinan serangan bunuh diri terhadap gereja, hotel dan politisi diterima dari intelijen India pada 4 April dan pertemuan Dewan Keamanan yang dipimpin oleh Presiden Maithripala Sirisena pada 7 April. Tetapi, ungkapnya, informasi itu tidak dibagikan secara lebih luas.



"Seseorang mengendalikan para pejabat tinggi intelijen ini. Dewan Keamanan melakukan politik. Kita perlu menyelidiki ini," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (24/4).

Secara terpisah, Sarath Fonseka, mantan kepala militer dan Menteri Pembangunan Daerah, mengatakan kepada parlemen bahwa dia yakin serangan tersebut pasti telah direncanakan dalam waktu yang cukup lama. "Setidaknya selama tujuh atau delapan tahun," ucap Sarath.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak