alexametrics

Turki Kecam Keputusan AS Cabut Keringanan Sanksi Iran

loading...
Turki Kecam Keputusan AS Cabut Keringanan Sanksi Iran
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kecaman atas keputusan AS untuk mengakhiri sanksi keringanan terhadap penjualan minyak Iran. Foto/Istimewa
A+ A-
ANKARA - Turki melemparkan kecaman atas keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri sanksi keringanan terhadap penjualan minyak Iran. Ankara mengatakan, keputusan itu akan membahayakan perdamaian regional.

"Keputusan AS untuk mengakhiri sanksi keringanan terhadap impor minyak Iran tidak akan melayani perdamaian dan stabilitas regional, namun akan membahayakan rakyat Iran," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

"Turki menolak sanksi dan pemaksaan unilateral tentang bagaimana melakukan hubungan dengan tetangga," sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (23/4).



Terkait pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo yang menyarankan semua pihak menjadi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai alternatif dari minyak Iran. Cavusoglu menyebut pernyataan itu sudah kelewatan.

Sementara itu, sebelumnya Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz, sebagai respon atas keputusan AS tersebut. Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Jenderal Alireza Tangsiri, mengatakan pihaknya menutup Selat Hormuz jika Teheran dilarang menggunakannya.

"Menurut hukum internasional, Selat Hormuz adalah jalur lintas laut dan jika kita dilarang menggunakannya, kita akan menutupnya. Jika ada ancaman, kami bahkan tidak akan memiliki keraguan sedikit pun untuk melindungi dan mempertahankan perairan Iran," ucap Tangsiri.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak