Presiden Lai Waswas China Berupaya Lenyapkan Taiwan
Senin, 17 Juni 2024 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Beijing selama ini telah mengecam Lai sebagai “separatis berbahaya”. Setelah pelantikannya sebagai presiden baru Taiwan bulan lalu, Beijing meluncurkan latihan militer di sekitar Taiwan yang dianggap sebagai hukuman bagi pulau tersebut karena “tindakan separatis”.
Militer Taiwan mengerahkan jet tempur dan menempatkan Angkatan Laut dan Angkatan Darat-nya dalam siaga tinggi sebagai tanggapan atas manuver China tersebut.
Lai berpendapat dalam pidatonya pada hari Minggu bahwa hanya rakyat Taiwan yang dapat menentukan masa depan pulau tersebut.
“Kita benar-benar harus bisa membedakan antara diri kita sendiri dan musuh kita serta antara kawan dan lawan,” kata Lai.
Dia menambahkan bahwa pasukan Taiwan tidak boleh menerima sikap mengalah bahwa “pertempuran pertama adalah pertempuran terakhir”, merujuk pada anggapan bahwa Taipei akan segera runtuh jika terjadi serangan.
Beijing semakin memprotes kontak Washington dengan Taipei dan bantuan militer AS ke pulau tersebut, dengan alasan bahwa praktik tersebut melanggar prinsip “satu-China”.
Militer Taiwan mengerahkan jet tempur dan menempatkan Angkatan Laut dan Angkatan Darat-nya dalam siaga tinggi sebagai tanggapan atas manuver China tersebut.
Lai berpendapat dalam pidatonya pada hari Minggu bahwa hanya rakyat Taiwan yang dapat menentukan masa depan pulau tersebut.
“Kita benar-benar harus bisa membedakan antara diri kita sendiri dan musuh kita serta antara kawan dan lawan,” kata Lai.
Dia menambahkan bahwa pasukan Taiwan tidak boleh menerima sikap mengalah bahwa “pertempuran pertama adalah pertempuran terakhir”, merujuk pada anggapan bahwa Taipei akan segera runtuh jika terjadi serangan.
Beijing semakin memprotes kontak Washington dengan Taipei dan bantuan militer AS ke pulau tersebut, dengan alasan bahwa praktik tersebut melanggar prinsip “satu-China”.
Lihat Juga :