alexametrics

AS Gunakan Venezuela untuk Alihkan Perhatian dari Perdagangan Narkoba

loading...
AS Gunakan Venezuela untuk Alihkan Perhatian dari Perdagangan Narkoba
Arreaza yakin bahwa AS dan Kolombia manfaatkan Venezuela untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan memerangi perdagangan narkoba di Amerika Latin. Foto/Istimewa
A+ A-
CARACAS - Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza menyuarakan keyakinan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Kolombia menggunakan negaranya untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan mereka memerangi perdagangan narkoba dari Amerika Latin.

"Dalam menghadapi kegagalan besar Kolombia (produsen obat-obatan terlarang) dan AS (konsumen obat terlarang) untuk memerangi perdagangan narkoba ilegal dan klaim Presiden AS, Donald Trump terhadap Presiden Kolombia, Ivan Duque, mereka menggunakan strategi dengan mengalihkan perhatian publik ke Venezuela," kata Arreaza seperti dilansir Sputnik pada Kamis (18/4).

Pernyataan ini datang tidak lama setelah AS mengumumkan sanksi baru terhadap Venezuela. Selain Venezuela, AS juga menjatuhkan sanksi terhadap Kuba.



Berbicara kepada kelompok pengasingan Kuba di Miami, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan sanksi baru AS kali ini menargetkan layanan militer dan intelijen Kuba, termasuk maskapai penerbangan milik militer. Selain itu pembatasan perdagangan terhadap Kuba juga diperketat.

Bolton mengatakan, AS juga menjatuhkan sanksi pada bank sentral Venezuela dengan membatasi transaksi AS dan melarang akses lembaga perbankan itu terhadap dolar. Menurutnya, bank sentral Venezuela berperan penting dalam menyokong Maduro untuk tetap berkuasa.

Dalam pidatonya, Bolton mengeluarkan peringatan kepada semua aktor eksternal, termasuk Rusia, atas pengerahan aset militer untuk mendukung pemimpin Venezuela.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak