Bukan Hanya Gertak AS, Ini 7 Alasan Kapal Perang Rusia Berkunjung ke Kuba

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Jatuhnya Uni Soviet membuat Kuba kehilangan mitra ekonomi utamanya dan terjerumus ke dalam depresi ekonomi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama kedua negara semakin erat.

Para analis mengatakan pameran angkatan laut minggu ini menandai semakin intensifnya hubungan tersebut, namun mencatat bahwa hal itu tidak selalu berarti pengulangan peristiwa pada tahun 1962. Sebaliknya, Kuba, khususnya, sekali lagi tertarik pada Rusia karena alasan ekonomi, bukan karena alasan ideologi.

7. Meyakinkan Loyalitas Rusia kepada Aliansinya di Amerika Latin

Bukan Hanya Gertak AS, Ini 7 Alasan Kapal Perang Rusia Berkunjung ke Kuba

Foto/AP

Dalam sanksi perdagangan terlama dalam sejarah modern, AS sejak tahun 1958 telah melarang entitas Amerika melakukan perdagangan dengan Kuba – menyusul penggulingan pemerintahan yang didukung AS di Havana oleh Fidel Castro.

Meskipun sanksi telah dilonggarkan pada waktu yang berbeda, namun sebagian besar sanksi tersebut masih tetap berlaku selama bertahun-tahun. Pada tahun 2015, Presiden AS Barack Obama memutuskan untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba setelah 50 tahun, namun penggantinya Donald Trump berbalik arah hampir empat tahun kemudian.

Hal ini turut berkontribusi terhadap berlanjutnya krisis ekonomi di negara Karibia tersebut – dan juga lemahnya kebijakan ekonomi pemerintah – kata para analis.

“Blokade tersebut memenuhi syarat sebagai kejahatan genosida,” kata Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla pada pertemuan Majelis Umum PBB pada bulan November, mengacu pada sanksi AS.

Memburuknya pelayanan publik, pemadaman listrik secara berkala, kekurangan pangan dan bahan bakar, serta inflasi yang tinggi telah mendorong Kuba ke dalam krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kuba kembali beralih ke Rusia dengan tujuan menarik investor asing. Kedua negara, pada bulan Mei lalu, memulai serangkaian kemitraan ekonomi, termasuk kemitraan yang memungkinkan perusahaan Rusia menyewa tanah di Kuba selama 30 tahun – sebuah langkah yang tidak biasa di negara yang sebagian besar tertutup tersebut.

Perdagangan bilateral antara Kuba dan Rusia mencapai $450 juta pada tahun 2022, tiga kali lipat dari tahun 2021, kata para pejabat Rusia. Sekitar 90 persen perdagangan tersebut terdiri dari penjualan produk minyak bumi dan minyak kedelai, karena Rusia memasok bahan bakar yang sangat dibutuhkan negara tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
PM Israel Netanyahu:...
PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!
Rekomendasi
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Berita Terkini
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved