alexametrics

Selain Notre Dame, Kebakaran Juga Landa Masjid Al-Aqsa

loading...
Selain Notre Dame, Kebakaran Juga Landa Masjid Al-Aqsa
Kebakaran melanda Masjid al-Aqsa di Yerusalem bersamaan dengan kejadian serupa yang menimpa Katedral Notre Dame di Paris, Prancis. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
YERUSALEM - Katedral Notre Dam di Paris, Prancis bukan satu-satunya rumah ibadah yang terbakar pada Senin kemarin. Kebakaran juga terjadi di Masjid al-Aqsa Yerusalem, situs suci ketiga umat Islam, pada hari Senin.

Kebakaran tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan, namun membahayakan bagian dari situs ibadah yang berusia lebih dari 2.000 tahun itu.

Api melahap bagian dari Haram ash-Sharif, masjid besar Yerusalem yang dibangun di mana peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad diyakini telah terjadi, merusak bagian dari struktur yang berasal dari pemerintahan Raja Yudea, Raja Herodes Agung.



Disitir Sputnik dari The New Arab yang mengutip pernyataan seorang penjaga masjid, Selasa (16/4/2019), kebakaran terjadi di kamar penjaga di luar atap ruang shalat Marwani, Antar al-Hazmawi. Departemen Wakaf Islam Masjid al-Aqsa memuji respon cepat petugas pemadam kebakaran, yang dengan cepat memadamkan api.

Kebakaran tampaknya dipicu oleh sekelompok anak-anak yang bermain api. Departemen Wakaf Masjid al-Aqsa mendesak jamaah yang tinggal di sekitar masjid dan di Kota Tua untuk anak-anak mereka agar tidak bermain api, terutama di dalam Masjid al-Aqsa.

Polisi Israel mengatakan kepada al-Araby bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Israel telah memerintah seluruh kota sejak 1967, ketika merebut wilayah itu dari Yordania.

Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengakui klaim Israel bahwa Yerusalem adalah ibukotanya, tetapi hanya sedikit negara yang mengikuti langkah itu. Sebagian besar bersikukuh dengan resolusi PBB yang mengutuk pencaplokan Israel atas wilayah tersebut.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak