alexametrics

Keluarga Minta Pemerintah Australia Pulangkan Assange

loading...
Keluarga Minta Pemerintah Australia Pulangkan Assange
Keluarga pendiri WikiLeaks, Julian Assange meminta pemerintah Australia untuk memulangkan anggota keluarga mereka itu. Foto/Reuters
A+ A-
CANBERA -



Keluarga pendiri WikiLeaks, Julian Assange meminta pemerintah Australia untuk memulangkan anggota keluarga mereka itu. Permintaan itu disampaikan oleh Assange, John Shipton.



Dalam sebuah wawancara dengan Sunday Herald Sun di Melbourne, Shipton, yang kerap mengunjungi Assange di Kedutaan Besar Ekuador di Inggris, mengatakan ia terkejut melihat kondisi putranya setelah penangkapannya di London pekan lalu.

"Kementerian Luar Negeri (DFAT) dan Perdana Menteri harus dengan cara yang bernuansa melakukan sesuatu," kata Shipton dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (14/4).

“Itu bisa diselesaikan hanya untuk kepuasan semua. Ada beberapa pembicaraan dalam pertemuan antara seorang senator dan pejabat senior DFAT untuk mengekstradisi Julian ke Australia," sambungnya.

Shipton mengatakan dia terkejut melihat keadaan putranya ketika dia ditangkap di kedutaan pada hari Kamis atas tuduhan melewatkan jaminan, dan pada surat perintah ekstradisi AS terkait dengan kebocoran besar dokumen resmi.

"Saya melihatnya, cara mereka menyeretnya menuruni tangga, polisi, dia tidak terlihat baik. Saya 74 dan saya terlihat lebih baik daripada dia dan dia 47 tahun. Ini sangat mengejutkan. Selama berbulan-bulan dia telah hidup seperti tahanan keamanan tinggi, dia bahkan tidak bisa pergi ke toilet. Ada kamera yang mengawasi setiap gerakannya," tukasnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan Assange tidak akan mendapatkan perlakukan khusus. Dia mengatakan, Assange akan menerima dukungan yang sama dengan warga Australia lainnya yang terkena masalah di luar negeri, seperti bantuan konsuler atau hukum jika memang dibutuhkan.

(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak