Jenderal Purnawirawan AS Ungkap Perang Israel dan Hizbullah Tidak Akan Mencapai Klimaks

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:50 WIB
loading...
Jenderal Purnawirawan...
Perang Hizbullah dan Israel tidak akan mencapai titik klimaks. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon akan tetap “di bawah titik didih,” menghindari perang skala penuh. Itu diungkapkan Jenderal purnawirawan Kenneth F McKenzie kepada Al Arabiya.

Ketika ditanya apakah front Lebanon-Israel dapat berkobar secara tiba-tiba, McKenzie mengatakan bahwa meskipun Hizbullah dan pemimpinnya Hassan Nasrallah akan membuat pilihan strategis mereka sendiri, mereka menyadari potensi Israel untuk memberikan respons yang kuat.

Meskipun pertukaran lintas batas diperkirakan akan terus berlanjut, “konflik antara Hizbullah dan Israel akan tetap berada di bawah titik didih” dan tidak akan meningkat menjadi perang besar, kata McKenzie kepada Al Arabiya.

“Hizbullah Lebanon dan Nasrallah, pemimpin mereka, akan membuat keputusan strategis mereka sendiri mengenai hal ini,” kata pensiunan jenderal tersebut. “Saya pikir dia menyadari bahwa jika dia berperang dengan Israel, respons Israel akan sangat besar dan penuh kekerasan.”

Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam serangan lintas batas sejak perang di Gaza dimulai pada bulan Oktober. Sejauh ini, setidaknya 15 tentara Israel dan 11 warga sipil tewas di Israel utara. Di Lebanon, serangan Israel telah mengakibatkan sedikitnya 455 kematian, sebagian besar adalah pejuang, namun juga termasuk 88 warga sipil.

Dalam wawancara luas tersebut, McKenzie membahas beberapa topik lain, termasuk buku barunya, 'The Melting Point: High Command in War in the 21st Century.'
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Serang Markas...
Israel Serang Markas Komando Hizbullah, Targetkan Lokasi Penyimpanan Senjata
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved