alexametrics

Pengamat: Pernyataan Trump Soal Golan Untungkan Netanyahu

loading...
Pengamat: Pernyataan Trump Soal Golan Untungkan Netanyahu
Ibar mengatakan, pernyataan Trump tersebut dapat mendongkrak suara Netanyahu di pemilu Israel yang akan digelar bulan depan. Foto/Reuters
A+ A-
YERUSALEM - Pengamat dari Jerusalem Institute for Strategy and Security (JISS), Efraim Inbar mengatakan, pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal Dataran Tinggi Golan untungkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Ibar mengatakan, pernyataan Trump tersebut dapat mendongkrak suara Netanyahu di pemilu Israel yang akan digelar bulan depan. Namun, dia mengaku tidak tahu seberapa besar dampak pernyataan tersebut.

"Saya pikir pertama-tama mayoritas besar warga Israel sangat senang dengan perubahan kebijakan Amerika ini dan kami menyambutnya. Di Israel ada konsensus besar bahwa Dataran Tinggi Golan, karena kepentingan strategisnya, harus tetap menjadi bagian dari negara Israel, dan pengakuan Amerika atas kekuasaan Israel atas Dataran Tinggi Golan hanyalah dosis tambahan realisme untuk pendekatan ke arah Timur Tengah," ucap Inbar.



"Saya pikir Netanyahu pasti akan mendapat manfaat dari keputusan Trump, tidak jelas, Anda tahu, berapa banyak, ini adalah "balapan" yang dekat dan jajak pendapat menunjukkan sedikit keuntungan bagi Netanyahu, tetapi kami masih hampir tiga minggu lagi dari pemilihan. Jadi, setiap dukungan yang Netanyahu dapat mungkin akan membantunya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/3).

Seperti diketahui Trump, melalui akun Twitternya pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa sudah waktunya untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang disengketakan.

Pernyataan Trump ini sendiri mendapat kecaman luas dari dunia internasional. Penasihat Tertinggi Pemimpin Tertinggi Iran untuk Urusan Internasional, Ali Akbar Velayati menyebut pernyataan Trump itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Sedangkan Kremlin mengatakan, pernyataan Trump tersebut sangat berbahaya. Menurut Kremlin, pernyataan ini dapat mengguncang situasi di Timur Tengah. Turki mengatakan pernyataan Trump akan membawa kawasan itu ke tepi krisis baru.

Kementerian Luar Negeri Prancis menyuarakan keprihatinan dengan tidak mengakui pencaplokan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Sementara itu, Palestina mengutuk keputusan Trump, dengan mengatakan bahwa pengakuan itu akan merusak peluang perdamaian di wilayah Timur Tengah.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak