alexametrics

Ibu Muda Dipotong-potong dalam Ritual Setan oleh Pacar yang Cemburu

loading...
Ibu Muda Dipotong-potong dalam Ritual Setan oleh Pacar yang Cemburu
Sharoom Leon Jara, 23, ibu muda di Peru yang dimutilasi dan dibakar oleh pacarnya yang cemburu. Foto/CEN/Mirror
A+ A-
LIMA - Seorang ibu muda di Peru ditemukan tewas dibakar dan dipotong-potong di sebuah gua. Korban dibunuh dalam ritual setan oleh pacarnya yang cemburu.

Ibu satu anak bernama Sharoom Leon Jara, 23, ditemukan dikelilingi oleh binatang mati dan benda-benda mistik di Lima, Peru, beberapa hari setelah dia menghilang.

Pacar korban, Nick Brayan Leon Chumpitaz, 24, mengaku membunuh Sharoom dalam kondisi dibakar api cemburu.



Mantan pacar Chumpitaz membantu keluarga korban menemukan jejak Sharoom di sebuah gua di luar kota Ni Maracena, El Agustino. Mantan pacar itu mengaku Chumpitaz pernah mencoba membunuhnya di gua tersebut.

Sharoom menghilang pada 12 Maret 2019 setelah dia pergi menemui Chumpitaz di Chaclacayo, dekat Lima.

Keluarga korban menjadi khawatir ketika Sharoom tidak datang untuk menjemput putranya yang berusia tujuh tahun, yang dia tinggalkan untuk merawat ayahnya dan mantan pacarnya.

Dia memberi tahu saudara perempuan korban, Mayra, yang kemudian menemui Chumpitaz. Setelah itu, Myra menemukan korban dengan ada goresan di wajah.

"Dia (Chumpitaz) mengatakan dia telah bersama saudara perempuan saya pada 12 Maret dari pukul 19.00 hingga 23.00 malam, mereka minum di Taman Wanita dan bertengkar. Dia telah mencakar wajahnya dan dia membiarkannya pergi," kata Mayra kepada expreso.com, yang dikutip Mirror, Sabtu (23/3/2019).

Mantan pacar Chumpitaz menelepon keluarga Sharoom dan mengatakan kepada mereka bahwa ketika dia menjalin hubungan dengan Chumpitaz, pria itu mencoba membunuhnya di dekat sebuah gua pada tahun 2016.

Polisi menggeledah area gua pada Rabu malam dan menemukan tubuh Sharoom dalam kondisi terpotong-potong dan terbakar.

Mantan pacar Chumpitaz mengatakan bahwa dia mengadukan kejadian itu ke Depincri El Agustino tetapi setelah diperiksa oleh tim medis, dia meninggalkan negara itu dan membatalkan pengaduan karena dia ketakutan.

Chumpitaz ditangkap dan mengaku membunuh Sharoom setelah melakukan ritual sihir kepada korban.

Dia ditahan atas dugaan femicide dan penyelidikan masih berlanjut.

Keluarga Sharoom mengklaim bahwa mereka menemukan pesan "gelap" dan ancaman di ponsel korban yang dikirim oleh tersangka.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak