Ini Poin Penting Gencatan Senjata Gaza yang Bakal Akhiri Perang Israel-Hamas
Sabtu, 01 Juni 2024 - 17:35 WIB
loading...
Ada sejumlah poin penting dalam proposal gencatan senjata Gaza yang bakal akhiri perang Israel-Hamas. Foto/REUTERS
A
A
A
GAZA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan Israel telah menawarkan peta jalan baru menuju perdamaian permanen di Gaza. Dia mendesak Hamas untuk menerima apa yang dia sebut “kesepakatan gencatan senjata” untuk mengakhiri perang.
Dalam pidato besar pertamanya pada Jumat yang menguraikan solusi atas perang di Gaza, Biden mengatakan proposal tiga fase dimulai dengan gencatan senjata total selama enam minggu yang akan membuat pasukan Israel menarik diri dari semua wilayah berpenduduk di Gaza.
“Sudah waktunya perang ini berakhir, dan hari berikutnya akan dimulai,” kata Biden dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, seperti dikutip AFP, Sabtu (1/6/2024).
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan ke Gaza!
“Israel telah menawarkan proposal baru yang komprehensif. Ini adalah peta jalan menuju gencatan senjata abadi dan pembebasan semua sandera,” katanya lagi.
Biden mengatakan tanggung jawab untuk perdamaian ada pada kelompok Hamas, yang serangannya terhadap sekutu utama AS, Israel, pada 7 Oktober tahun lalu memicu konflik sengit di Gaza.
Dalam pidato besar pertamanya pada Jumat yang menguraikan solusi atas perang di Gaza, Biden mengatakan proposal tiga fase dimulai dengan gencatan senjata total selama enam minggu yang akan membuat pasukan Israel menarik diri dari semua wilayah berpenduduk di Gaza.
“Sudah waktunya perang ini berakhir, dan hari berikutnya akan dimulai,” kata Biden dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, seperti dikutip AFP, Sabtu (1/6/2024).
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan ke Gaza!
“Israel telah menawarkan proposal baru yang komprehensif. Ini adalah peta jalan menuju gencatan senjata abadi dan pembebasan semua sandera,” katanya lagi.
Biden mengatakan tanggung jawab untuk perdamaian ada pada kelompok Hamas, yang serangannya terhadap sekutu utama AS, Israel, pada 7 Oktober tahun lalu memicu konflik sengit di Gaza.
Lihat Juga :