alexametrics

India Uji Coba Sistem Rudal Baru Dekat Perbatasan Pakistan

loading...
India Uji Coba Sistem Rudal Baru Dekat Perbatasan Pakistan
Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO) dilaporkan telah melakukan uji coba sistem rudal Pinaka di wilayah dekat dengan perbatasan Pakistan. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW DELHI - Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO) dilaporkan telah melakukan uji coba sistem rudal Pinaka, di wilayah Pokharan di negara bagian Rajasthan, dekat dengan perbatasan Pakistan.

Senjata yang baru dikembangkan dan diuji ini dapat menghancurkan wilayah seluas 900 meter persegi pada jarak 20 hingga 90 kilometer. Sistem rudal Pinaka dapat menembakkan 12 roket dalam waktu 44 detik.

"Sistem senjata memengaruhi sasaran yang dituju dengan presisi tinggi dan mencapai akurasi yang diinginkan di semua misi. Sistem Telemetri melacak dan memantau kendaraan melalui jalur penerbangan. Semua tujuan misi telah dipenuhi," kata Kementerian Pertahanan India, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (13/3).



Sistem Pinaka ditenagai oleh motor berbahan bakar padat dan dapat dilengkapi dengan tiga hulu ledak, bahan peledak tinggi pra-terfragmentasi (PFHE), atau pembakar, atau hulu ledak ledak berkekuatan tinggi (RHE). Stabilisasi penerbangan disediakan oleh enam sirip sisi-lipatan-delta yang terpotong menuju bagian belakang roket.

Sistem Pinaka secara bertahap akan menggantikan SMERCH Rusia, yang dapat meratakan area seluas 1,1 kilometer persegi.

Dipercayai, meskipun tidak secara terbuka, bahwa sistem Pinaka mungkin telah dikembangkan untuk mengirimkan hulu ledak nuklir pada kisaran kecil. Waktu reaksi yang cepat dan laju tembakan yang tinggi memberikan keunggulan bagi tentara selama situasi konflik.

Menurut DRDO, kemampuan sistem untuk menggabungkan beberapa jenis hulu ledak membuatnya mematikan bagi musuh, karena bahkan dapat menghancurkan struktur padat mereka dan bunker yang tersebar di area seluas 900 meter persegi.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak