7 Ketangguhan Armada Drone Peaky Blinders, Dilatih NATO hingga Membunuh Ratusan Tentara Rusia

Senin, 27 Mei 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Oleksandr Merezhko mengatakan paket bantuan militer AS baru-baru ini “hanya memberi kami kesempatan lebih baik untuk bertahan hidup dan mempertahankan garis depan.” Yang dibutuhkan Ukraina, katanya, adalah komitmen terhadap dukungan jangka panjang dan berkelanjutan.

Kurangnya senjata diperparah oleh keragu-raguan mengenai apa yang bersedia disuplai oleh negara-negara Barat.

Letjen Romanenko mengatakan angkatan udara Ukraina seharusnya didukung oleh jet F-16. Dia menyebut penundaan itu sebagai “pengecut”.

Terdapat rasa frustrasi serupa terhadap penggunaan senjata jarak jauh yang dipasok oleh Barat. AS tidak ingin mereka ditembakkan ke wilayah Rusia. Merezkho mengatakan, "Jika kita dibatasi hanya menggunakannya di wilayah kita sendiri, kita akan kehabisan tenaga."

Ia yakin arah perang hanya akan berubah ketika Rusia merasakan dampak perang di dalam negerinya.

Kembali ke garis depan, Anton mengatakan Ukraina telah mengamati peningkatan pasukan Rusia di perbatasan. Dia mengatakan jika mereka menjadi sasaran sejak dini, “Kita bisa mencegah serangan ini.”

7. Tidak Ada Perundingan Damai dengan Putin

7 Ketangguhan Armada Drone Peaky Blinders, Dilatih NATO hingga Membunuh Ratusan Tentara Rusia

Foto/AP

Ada pula pengakuan yang semakin besar di dalam diri Ukraina bahwa mereka mungkin tidak dapat memenangkan perang ini hanya dengan cara militer.

Anggota parlemen Ukraina Oleksandr Merezhko mengakui hal ini menimbulkan banyak korban.

“Kami tahu bahwa kami mengalami pendarahan, separuh dari jaringan listrik kami dan sepertiga perekonomian kami telah hancur. Kami kehilangan banyak orang dan kami tidak memiliki jaminan bahwa dalam satu tahun kami akan memiliki senjata yang kami perlukan.”

Merezkho tidak yakin akan ada perundingan perdamaian dengan Putin. Namun dia tidak lagi mengesampingkan pembicaraan tentang gencatan senjata.

Ia tidak akan menerima pemisahan Ukraina, namun ia mengakui bahwa mendapatkan kembali wilayah yang didudukinya mungkin memerlukan proses yang panjang. Ia menggambarkan negaranya sebagai negara yang "lelah dan marah, namun tidak mengalah".

Letjen Romenenko juga percaya bahwa reklamasi tanah Ukraina yang hilang mungkin dilakukan secara bertahap dan akan memerlukan “kerja militer dan diplomatik”.

Ukraina belum siap untuk menyerah dalam perang ini. Namun ada kesadaran yang berkembang bahwa pada tahap tertentu, negara tersebut mungkin harus mempertimbangkan cara lain untuk mengakhirinya.

Namun perlawanan dan kemauan Ukraina untuk berperang masih belum padam – bahkan dengan kemunduran yang terjadi akhir-akhir ini. Mereka tidak mengalami pukulan fatal di Kharkiv. Faktanya, hal ini menunjukkan, sekali lagi, ia mampu melawan rintangan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved