alexametrics

Saudi Kucurkan Investasi Sebesar Rp282 Triliun di Pakistan

loading...
Saudi Kucurkan Investasi Sebesar Rp282 Triliun di Pakistan
Saudi Kucurkan Investasi Sebesar Rp282 Triliun di Pakistan
A+ A-
ISLAMABAD - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menandatangani kesepakatan investasi senilai USD20 miliar (Rp282 triliun) dalam kunjungan ke Pakistan. Memulai tur Asia Selatan dan China dengan jumlah investasi yang lebih besar di Pakistan dibandingkan perkiraan sebelumnya, MBS menyatakan dana USD20 miliar itu hanya awal dari kerja sama ekonomi yang akan mendekatkan dua aliansi bersejarah tersebut.

“Ini besar untuk tahap satu dan tentu ini akan tumbuh setiap bulan serta setiap tahun, ini akan menguntungkan kedua negara,” kata MBS dilansir Reuters. MBS menambahkan, “Kita telah menjadi negara saudara kandung, negara sahabat untuk Pakistan. Kita telah berjalan bersama dalam saat sulit dan senang dan kita akan melanjutkannya.”

Meski demikian, kunjungan Pangeran Mohammed itu dibayangi meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India. Awal pekan ini pelaku bom bunuh diri menewaskan 44 polisi paramiliter India di Kashmir. New Delhi menuduh Pakistan terlibat dalam pengeboman itu dan mengancam menghukum Islamabad. Pakistan menyangkal tuduhan itu.



Saat ini Pakistan mengalami kesulitan keuangan dan membutuhkan lebih banyak teman. Karena itulah Islamabad menyambut kedatangan MBS dengan tangan terbuka dan sambutan megah, termasuk mengirim sejumlah jet tempur untuk mengawal pesawatnya yang datang saat memasuki wilayah udara Pakistan.

Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan dan Panglima Militer Pakistan Qamar Javed Bajwa menyambut MBS di karpet merah yang digelar di bandara militer di Kota Rawalpindi. Khan pun langsung mengemudikan mobil yang membawa MBS menuju ibu kota Islamabad.

“Arab Saudi selalu menjadi teman saat dibutuhkan, itulah mengapa kami sangat menghargainya. Saya ingin berterima kasih pada Anda untuk cara Anda membantu kami saat kami dalam situasi buruk,” tutur Khan saat duduk di samping Pangeran Mohammed.

Arab Saudi beberapa bulan terakhir membantu menjaga perekonomian Pakistan tetap berjalan dengan menambah cadangan devisa asing dengan pinjaman senilai USD6 miliar. Dana itu memberi ruang bagi Islamabad untuk bernafas saat menegosiasikan bailout (dana talangan) dengan Dana Moneter Internasional (IMF).

Pakistan menunjukkan apresiasinya dengan memperlakukan kunjungan MBS sebagai lawatan negara terbesar sejak Presiden China Xi Jinping datang pada 2015. Saat itu, Xi berencana menginvestasikan puluhan miliar untuk sejumlah infrastruktur di Pakistan sebagai bagian dari proyek global China dalam Belt and Road.

Di Pakistan, sebagian besar kesepakatan yang ditandatangani fokus pada proyek energi, termasuk kompleks petrokimia dan pengilangan minyak senilai USD10 miliar di kota pantai Gwadar, tempat China membangun satu pelabuhan. Memorandum kesepahaman juga ditandatangani untuk investasi dalam pertambangan dan pertanian.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak