Incar Rafah, Jet Tempur Israel Malah Jatuhkan Bom Setengah Ton di Kotanya Sendiri
Minggu, 19 Mei 2024 - 06:50 WIB
loading...
Jet tempur Israel jatuhkan bom setengah ton di kotanya sendiri saat menyerang Rafah, Gaza, pada 17 Mei 2024. Foto/Channel 13
A
A
A
TEL AVIV - Pilot jet tempur Angkatan Udara Israel (IAF) melakukan kesalahan besar, yakni menjatuhkan bom seberat setengah ton di kotanya sendiri ketika meluncurkan serangan ke Rafah, Gaza.
Bom sebesar itu dijatuhakan di desa Yated, wilayah kota Israel yang dekat perbatasan Gaza, pada 17 Mei 2024.
Menurut investigasi internal militer Zionis Israel, bom tersebut jatuh dari sebuah jet tempur selama operasi di Rafah. Namun senjata itu tidak meledak.
Pihak berwenang Zionis tidak merinci jenis bom atau jet tempur yang menjatuhkannya.
Baca Juga: Perundingan Damai Israel-Hamas Berhenti, Beda Paham soal Definisi Akhir Perang
Namun, foto-foto amunisi yang jatuh menunjukkan bahwa lokasinya dekat dengan pemukiman penduduk dan mungkin membahayakan keselamatan penduduk setempat jika meledak. Hal ini akan menyebabkan kerugian besar baik manusia maupun material bagi pemukiman Israel.
“Itu tidak meledak. Ini adalah peristiwa yang tidak biasa, dan kondisinya akan diperiksa secara mendalam,” kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Times of Israel, Minggu (19/5/2024).
Bom sebesar itu dijatuhakan di desa Yated, wilayah kota Israel yang dekat perbatasan Gaza, pada 17 Mei 2024.
Menurut investigasi internal militer Zionis Israel, bom tersebut jatuh dari sebuah jet tempur selama operasi di Rafah. Namun senjata itu tidak meledak.
Pihak berwenang Zionis tidak merinci jenis bom atau jet tempur yang menjatuhkannya.
Baca Juga: Perundingan Damai Israel-Hamas Berhenti, Beda Paham soal Definisi Akhir Perang
Namun, foto-foto amunisi yang jatuh menunjukkan bahwa lokasinya dekat dengan pemukiman penduduk dan mungkin membahayakan keselamatan penduduk setempat jika meledak. Hal ini akan menyebabkan kerugian besar baik manusia maupun material bagi pemukiman Israel.
“Itu tidak meledak. Ini adalah peristiwa yang tidak biasa, dan kondisinya akan diperiksa secara mendalam,” kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Times of Israel, Minggu (19/5/2024).
Lihat Juga :