alexametrics

Jerman dan UE Kompak Tolak Seruan AS Keluar dari Perjanjian Nuklir Iran

loading...
Jerman dan UE Kompak Tolak Seruan AS Keluar dari Perjanjian Nuklir Iran
Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
MUNICH - Jerman dan Uni Eropa (UE) menolak seruan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence agar Eropa menarik diri dari perjanjian nuklir dan mengisolasi Iran.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas membela perjanjian yang diteken pada 2015 lalu di mana Iran secara drastis mengurangi program nuklirnya dengan imbalan bantuan sanksi.

"Bersama dengan Inggris, Prancis dan seluruh UE, kami telah menemukan cara untuk menjaga Iran dalam perjanjian nuklir sampai hari ini," kata Maas pada Konferensi Keamanan Munich seperti dilansir dari Middle East Eye, Sabtu (16/2/2019).



"Tujuan kami tetap menjadi Iran tanpa senjata nuklir, justru karena kami melihat dengan jelas bagaimana Iran membuat kestabilan wilayah," imbuhnya.

"Tanpa kesepakatan ini, kawasan itu tidak akan lebih aman dan benar-benar akan selangkah lebih dekat ke konfrontasi terbuka", tukasnya.

Sementara Kepala diplomatik UE, Federica Mogherini, mengatakan blok itu bertekad untuk mempertahankan implementasi penuh dari kesepakatan tersebut. Mogherini menggambar kesepakatan yang ditandatangan di Wina, Austria itu sangat vital bagi keamanan Eropa.

Berbicara pada konferensi yang sama, Mogherini mengatakan kesepakatan itu harus dipertahankan. Ia juga menegaskan bahwa untuk Eropa, kesepakatan itu menyangkut ini masalah keamanan.

"Jadi Anda dapat mengandalkan fakta bahwa Uni Eropa dan negara-negara anggotanya akan terus melayani kepentingan keamanan dan non-proliferasi menjaga implementasi penuh" dari kesepakatan itu," ujar Mogherini.

Pada sebuah konferensi di Timur Tengah di Warsawa pada hari Kamis, Pence mengecam retensi perjanjian nuklir oleh Eropa.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak