alexametrics

Dana Tembok Perbatasan Ditolak, Trump Akan Umumkan Keadaan Darurat

loading...
Dana Tembok Perbatasan Ditolak, Trump Akan Umumkan Keadaan Darurat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan mengumumkan keadaan darurat untuk mendapatkan dana pembangunan tembok perbatasan. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan mengumumkan keadaan darurat nasional dalam upaya mendapatkan dana untuk pembangunan tembok di perbatasan Meksiko tanpa persetujuan Kongres.

Meski begitu, Trump setuju untuk mendatangani RUU pendanaan pemerintah yang kekurangan uang untuk membangun tembok perbatasan guna mencegah penutupan pemerintah.

RUU, disahkan oleh Senat yang dikuasai Partai Republik, akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat yang dipimpin Demokrat untuk persetujuan akhir kongres. Meski RUU itu juga memuat pendanaan untuk pagar dan bentuk keamanan perbatasan lainnya, namun mengabaikan tembok perbatasan yang dijanjikan Trump dalam kampanye 2016 untuk membatasi imigran ilegal dan perdagangan narkoba.



"Presiden Trump akan menandatangani RUU pendanaan pemerintah, dan seperti yang telah ia nyatakan sebelumnya, ia juga akan mengambil tindakan eksekutif lainnya - termasuk keadaan darurat nasional," kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/2/2019).

Petinggi Partai Demokrat di Kongres segera mengecam langkah Trump. Ditanya oleh wartawan apakah dia akan mengajukan gugatan hukum terhadap deklarasi darurat, Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan: "Mungkin saya (lakukan), itu pilihan."

Sementara anggota Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, menuduh Trump telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan presiden.

Pemimpin Mayoritas Senat Republik Mitch McConnell mengatakan dia akan mendukung deklarasi darurat nasional yang dilakukan Trump. Awal bulan ini, McConnell memperingatkan Trump bahwa menyatakan keadaan darurat dapat memecah Partai Republik di Senat, lapor Washington Post.

Kekhatiran ini pun menjadi kenyataan. Senator Susan Collins, seorang moderat dari Partai Republik, mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Mendeklarasikan keadaan darurat nasional untuk tujuan ini akan merupakan kesalahan dari pihak presiden."

Tetapi legislator Mark Meadows, ketua sebuah faksi sayap kanan Partai Republik di DPR, mengatakan: "Pada titik ini, Presiden Trump harus melihat mengambil tindakan eksekutif - dan saya akan berdiri bersamanya untuk melindungi perbatasan kedaulatan kita."
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak