alexametrics

AS Mengaku Sedang Cari Cara Masukkan Bantuan ke Venezuela

loading...
AS Mengaku Sedang Cari Cara Masukkan Bantuan ke Venezuela
Utusan Khusus AS untuk Venezuela, Elliot Abrams mengatakan, pihaknya sedang berusaha mencari cara untuk dapat memasukkan bantuan kemanusiaan ke Venezuela. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Venezuela, Elliot Abrams mengatakan, pihaknya sedang berusaha mencari cara untuk dapat memasukkan bantuan kemanusiaan ke Venezuela.

Abrams, yang berbicara di sebuah konferensi bantuan internasional yang diselenggarakan oleh oposisi Venezuela menuturkan, bantuan AS saat ini sudah berada di Kolombia dan hanya tinggal menunggu waktu untuk dapat dibawa ke Venezuela.

"Pemerintah AS telah menimbun persediaan makanan di gudang-gudang di perbatasan Kolombia dengan Venezuela dan sedang mencari cara untuk mengirim bantuan ke negara itu untuk membantu meringankan kesulitan di sana," kata Abrams, seperti dilansir Reuters pada Jumat (15/2).



Di kesempatan yang sama, Abrams kemudian menolak pernyataan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro bahwa negaranya tidak menderita krisis kemanusiaan. Dia juga menegaskan bahwa solusi dan semua solusi di Venezuela adalah lengsernya Maduro dari posisinya saat ini.

Sebelumnya, pada pekan lalu Maduro mengecam bantuan kemanusiaan yang ditujukan kepada rakyatnya, dengan mengatakan Venezuela bukan pengemis. Sebaliknya, ia mengatakan bantuan kemanusiaan yang didukung oleh AS itu seharusnya ditujukan kepada rakyat miskin Kolombia bukan rakyat Venezuela.

Maduro mengatakan Venezuela tidak memerlukan bantuan yang mencakup pasokan yang disediakan oleh AS.

"Venezuela tidak akan mengizinkan pertunjukan bantuan kemanusiaan, karena kami tidak meminta dari siapa pun. Venezuela tidak menderita krisis kemanusiaan yang dibuat oleh Washington selama empat tahun terakhir untuk membenarkan campur tangan di negara kita," ucapnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak