alexametrics

Khamenei: 'Matilah Amerika' Berarti Kematian Trump Cs

loading...
Khamenei: Matilah Amerika Berarti Kematian Trump Cs
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/REUTERS
A+ A-
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan slogan "Matilah Amerika" diarahkan terhadap kejahatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan rekan-rekannya, bukan terhadap rakyat Amerika.

Pernyataan Khamenei itu disampaikan dalam sebuah pidato di forum pertemuan perwira Angkatan Udara Iran. Dia membalas pidato kenegaraan Donald Trump yang menyinggung slogan "Matilah Amerika" yang kerap dipekikkan rezim Teheran.

"AS adalah perwujudan kejahatan, tetapi masih mengeluh ketika Anda mengucapkan 'Matilah Amerika'," kata Khamenei. Dia kemudian menjelaskan bahwa slogan itu secara khusus menargetkan orang-orang yang memerintah negara, bukan bangsa Amerika.



"Matilah Amerika berarti kematian bagi Trump, John Bolton, dan (Michael) Pompeo," ujar Khamenei, dikutip Russia Today, Jumat (8/2/2019). Bolton adalah Penasihat Keamanan Nasional AS, sedangkan Pompeo adalah Menteri Luar Negeri AS.

Ayatollah Khemenei mengatakan Iran akan terus menggunakan slogan perang, selama AS tetap bertindak jahat.

Pemerintahan di Washington saat ini dipelopori oleh tiga pejabat utama yang disebutkan dalam pidato Khamenei tersebut, yakni Trump, Bolton, Pompeo. Ketiga petinggi Amerika itu telah mengambil setiap kesempatan untuk menuduh Teheran sebagai sponsor negara terorisme yang sangat berbahaya bagi kehancuran Israel, sekutu terdekat AS di Timur Tengah.

Trump telah menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015 yang diteken Teheran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Perjanjian itu sejatinya sebagai terobosan dalam mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

Dalam perjanjian itu, Iran setuju untuk mengekang program nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi atau embargo yang telah bertahun-tahun menyengsarakan rakyat Iran.

Keluarnya AS dari perjanjian itu diiringi dengan pemberlakukan kembali sanksi Washington terhadap Teheran yang sebelumnya dicabut.

Ayatollah Khamenei menyebut rezim Amerika sebagai sebuah perwujudan kejahatan dan kekerasan, yang keberadaannya tergantung pada perambahan yang bertujuan untuk mengamankan kepentingannya sendiri.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak