alexametrics

Putri Thailand Mencalonkan Diri Jadi Perdana Menteri

loading...
Putri Thailand Mencalonkan Diri Jadi Perdana Menteri
Putri Ubolratana akan mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri Thailand. Foto/Istimewa
A+ A-
BANGKOK - Putri kerajaan Thailand akan mencalonkan diri sebagai perdana menteri (PM) dalam pemilu yang akan datang. Ia akan berhadapan dengan kepala junta yang berkuasa dan berharap dapat mempertahankan posisinya.

Langkah Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri belum pernah terjadi sebelumnya. Kakak perempuan dari Raja Thailand Maha Vajiralongkorn ini akan menandai langkah menjauh dari tradisi bangsawan negara itu yang tidak mengambil peran dalam politik.

Putri Ubolratana akan mencalonkan diri sebagai kandidat PM untuk partai Thailand Raksa Chart. Partai ini adalah pengikut setia perdana menteri Thailan terguling Thaksin Shinawatra dan berusaha Prayuth Chan-ocha, pemimpin junta militer Thailand, dalam pemilu pada 24 Maret mendatang.



Pemilu ini dipandang oleh banyak orang sebagai pertempuran antara sosok populis dan sekutu Thaksin serta kerajaan-militer. Tetapi pencalonan Putri Ubolratana (67) oleh Partai Raksa Chart dapat menantang dinamika pemilu.

Tidak diketahui apakah pencalonan Putri Ubolratana ini mendapat restu dari Raja Maha Vajiralongkorn. Meskipun menjadi monarki konstitusional sejak 1932, keluarga kerajaan tetap sangat berpengaruh di seluruh negeri.

"Partai telah mencalonkan sang putri sebagai calon tunggalnya. Dia berpengetahuan luas dan sangat cocok," kata Pemimpin Partai Raksa Chart, Preechapol Pongpanich.

"Saya percaya tidak akan ada masalah hukum dalam hal kualifikasinya, tetapi kita harus menunggu Komisi Pemilihan untuk mendukung pencalonannya," imbuhnya seperti dikutip dari Sky News, Jumat (8/2/2019).

Saingannya pemimpin Thailand saat ini, Prayuth Chan-ocha, telah menerima pencalonannya dari Partai Palang Pracharat.

"Saya tidak bermaksud memperluas kekuatan saya, tetapi saya melakukan ini untuk kepentingan negara dan rakyat," ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak