alexametrics

Inggris Klaim Jurnalis John Cantlie Masih Hidup dan Disandera ISIS

loading...
Inggris Klaim Jurnalis John Cantlie Masih Hidup dan Disandera ISIS
John Cantlie, jurnalis foto lepas asal Inggris yang disandera ISIS sejak 2012. Foto/REUTERS
A+ A-
LONDON - John Cantlie, jurnalis foto lepas asal Inggris yang ditangkap kelompok Islamic State atau ISIS lebih dari enam tahun lalu masih hidup. Demikian klaim pemerintah Inggris.

Menteri Keamanan Ben Wallace dalam briefing dengan wartawan tidak menguraikan pembenarannya atas keyakinan pemerintah Inggris bahwa Cantlie masih hidup. Dia menolak untuk memberikan rincian di mana intelijen Inggris percaya jurnalis itu masih disandera oleh ISIS.

Jumlah wilayah Suriah dan Irak yang dikuasai ISIS telah menyusut jauh. Namun, Inggris bertentangan dengan pemerintah Presiden AS Donald Trump, yang tidak percaya ISIS telah dikalahkan secara efektif.



Cantlie, ditangkap oleh kelompok ISIS di Suriah pada tahun 2012. Dia telah muncul dalam serangkaian video propaganda kelompok tersebut, namun belum terlihat hidup sejak video terakhir dirilis pada 2016.

Terakhir kali, jurnalis itu ditampilkan berada di Mosul, Irak utara. Sedangkan Mosul telah dibebaskan dari pendudukan ISIS tahun lalu setelah pengepungan berdarah oleh pasukan Irak.

Wallace menolak membuat pernyataan tanpa bukti yang kuat. Inggris, seperti dikutip The Guradian Rabu (6/2/2019), dapat mengandalkan bukti penyadapan, atau keterangan yang bisa disediakan dari semakin banyaknya mantan petempur ISIS yang kembali ke Eropa.

Adik perempuan Cantlie, Jessica, sebelumnya telah mengajukan permohonan untuk kontak langsung dengan kelompok yang menahannya. Tidak ada komentar langsung dari keluarganya untuk saat ini.

Pada 2014, ayah Cantile, Paul yang berusia 80 tahun, mengeluarkan video dari tempat tidur di rumah sakit berisi permohonan untuk pembebasan putranya. Tak lama setelah permohonan itu, ia meninggal karena komplikasi akibat pneumonia.

Pada bulan Juli 2017, laporan muncul di media Irak yang bersumber dari wawancara dengan petempur ISIS yang mengklaim Cantlie telah terbunuh dalam serangan udara selama pertempuran untuk merebut kembali wilayah Mosul. Tetapi pada Oktober 2017, seorang petempur ISIS asal Prancis mengatakan kepada majalah Paris Match bahwa ia telah melihat Cantlie tujuh atau delapan bulan lalu di Raqqa, markas ISIS di Suriah.

Pada bulan Januari, Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang berjuang untuk mengalahkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan kelompok ISIS, menyatakan Cantlie kemungkinan masih hidup di kota Hajin. Kota di timur Deir ez-Zor itu menjadi kantong terakhir ISIS.

Cantlie ditangkap pada November 2012 bersama jurnalis Amerika Serikat (AS) James Foley. Kelompok ISIS telah memenggal Foley.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak