Rapper AS Rilis Hind's Hall, Lagu Pro-Palestina yang Menohok Para Elite Politik Dunia
Rabu, 08 Mei 2024 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Di “Hind’s Hall” dia membahas berbagai topik termasuk protes mahasiswa global terhadap Israel, politik Amerika, kebrutalan polisi, sensor media sosial, dan supremasi kulit putih.
“Rakyat, mereka tidak akan pergi. Apa ancaman dari divestasi dan menginginkan perdamaian? Masalahnya bukan pada protesnya, tapi apa yang mereka protes. Ini bertentangan dengan pendanaan negara kita. Blokir barikade sampai Palestina merdeka,” ungkap lirik lagu tersebut yang dirilis di akun media sosial sang rapper kondang.
Musisi tersebut juga mengkritik dukungan Presiden AS Joe Biden terhadap Israel, sambil bernyanyi, “Darah ada di tangan Anda, Biden, kami dapat melihat semuanya. Saya tidak akan memilih Anda pada musim gugur.”
Lagu tersebut dipuji sesama musisi Tom Morello, yang memujinya sebagai, "Lagu paling Rage Against the Machine sejak Rage Against the Machine."
Selain itu, sebagai respons terhadap perilisan tersebut, salah satu penggemar men-tweet, “Ini adalah lagu kebangsaan kami sekarang,” sementara yang lain mengatakan, “sejauh ini respons terbaik” yang pernah mereka lihat dari “selebriti mana pun dan sayangnya bahkan lebih baik daripada kebanyakan liputan berita.”
“Rakyat, mereka tidak akan pergi. Apa ancaman dari divestasi dan menginginkan perdamaian? Masalahnya bukan pada protesnya, tapi apa yang mereka protes. Ini bertentangan dengan pendanaan negara kita. Blokir barikade sampai Palestina merdeka,” ungkap lirik lagu tersebut yang dirilis di akun media sosial sang rapper kondang.
Musisi tersebut juga mengkritik dukungan Presiden AS Joe Biden terhadap Israel, sambil bernyanyi, “Darah ada di tangan Anda, Biden, kami dapat melihat semuanya. Saya tidak akan memilih Anda pada musim gugur.”
Lagu tersebut dipuji sesama musisi Tom Morello, yang memujinya sebagai, "Lagu paling Rage Against the Machine sejak Rage Against the Machine."
Selain itu, sebagai respons terhadap perilisan tersebut, salah satu penggemar men-tweet, “Ini adalah lagu kebangsaan kami sekarang,” sementara yang lain mengatakan, “sejauh ini respons terbaik” yang pernah mereka lihat dari “selebriti mana pun dan sayangnya bahkan lebih baik daripada kebanyakan liputan berita.”
Lihat Juga :