alexametrics

Penyelamatan Bocah Jatuh di Sumur Sedalam 107 Meter

loading...
Penyelamatan Bocah Jatuh di Sumur Sedalam 107 Meter
Penyelamatan Bocah Jatuh di Sumur Sedalam 107 Meter. (Bomberos De Malaga).
A+ A-
COSTA DEL SOL - Operasi penyelamatan skala besar dilakukan untuk menemukan bocah laki-laki berumur dua tahun yang jatuh di sumur sedalam 350 kaki (107 meter) di Costa del Sol, Spanyol.

Operasi penyelamatan telah memasuki hari ketiga kemarin. Kepolisian menyatakan mereka belum menemukan ada tanda-tanda dari bocah usia dua tahun bernama Julen tersebut. Tim penyelamat telah menurunkan sebungkus permen dan segelas air dalam botol plastik melalui sumur dengan lebar 10 inci tersebut.

Meski demikian, para petugas menyatakan mereka akan melanjutkan pencarian untuk terus menemukan dan menyelamatkan bocah tersebut. Sejumlah mesin telah dikerahkan untuk menyedot tanah yang menghalangi tim darurat menemukan Julen di bawah sumbatan tanah di kedalaman 250 kaki.



Sebagian tanah itu longsor saat bayi itu terjatuh di sumur dan kini tanah itu menutupi bagian bawah sumur. Bocah itu diduga masih hidup. Sejumlah pakar mulai memasang tabung di dinding sumur yang berada dekat Totalan, 30 menit mengemudi dari timur laut Malaga, itu.

Pemasangan tabung itu untuk mencegah sumur itu longsor atau roboh. Para petugas mengaku kondisi Julen masih belum diketahui. Keluarga bayi itu berharap air dan lubang udara di dasar sumur dapat membuat bayi itu tetap hidup meski kedalaman sumur itu sama dengan gedung setinggi 30 lantai.

Orang tua bayi itu terus berdoa agar ada keajaiban dalam proses pencarian itu. Mereka menunggu di tenda di tempat kejadian saat mereka telah berada di sana selama 40 jam sejak putra mereka diketahui hilang. Ibu Julen, Vicky Garcia, merupakan pegawai restoran cepat saji dan ayahnya, Jose Rosello, masih menganggur.

Keduanya melapor ke polisi sekitar pukul dua sore pada Minggu (13/1) saat bayi itu jatuh ke sumur saat mereka menyiapkan makanan bersama teman-teman saat liburan keluarga di pinggir kota. Nenek bayi itu, Reme Garcia, menyatakan dia sangat bersedih karena ingat nasib kakak Julen, Oliver, yang meninggal pada Mei 2017 setelah mengalami serangan jantung saat berumur tiga tahun.

”Hari ini saya minta kakakmu keluar sekarang. Dia memerlukanmu. Oliver, jangan lupakan saudaramu Julen. Kamu tahu kami menunggu dia berjam-jam. Saya tahu kamu banyak melindunginya, Raja kecilku,” tulis Garcia di media sosial menyebut mendiang Oliver.

Awal pagi ini gambar bayi itu sedang digendong juga diunggah di media sosial. ”Jika benar ada Tuhan di sana, tolong dia. Pegang Julen,” tutur Garcia, dilansir Daily Mail. (Syarifudin)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak