alexametrics

Pompeo Sebut Hubungan AS-Saudi Penting bagi Timur Tengah

loading...
Pompeo Sebut Hubungan AS-Saudi Penting bagi Timur Tengah
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan, hubungan antara AS dan Arab Saudi penting bagi Timur Tengah. Foto/Reuters
A+ A-
ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan, hubungan antara AS dan Arab Saudi penting bagi Timur Tengah. Dia menyebut, hubungan baik kedua negara adalah dasar bagi stabilitas dan keamanan di kawasan.

Berbicara saat melakukan kunjungan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Pompeo mengatakan atas alasan ini pemerintah AS saat ini terus berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan Saudi.

“Hubungannya harus maju. Kami harus memiliki hubungan yang baik dengan Arab Saudi dan pemerintah ini bermaksud untuk melakukan itu,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News pada Minggu (13/1).



Di kesempatan yang sama, Pompeo juga membahas mengenai penarikan pasukan AS dari Suriah. Pompeo mengatakan, penarikan pasukan AS dari Suriah tidak bertentangan dengan strateginya melawan Iran, atau berarti mundur dari sikap anti-terornya.

Dia mengaku, penarikan pasukan ini menyebabkan kekhawatiran khusus di antara pasukan YPG Kurdi di Suriah utara, yang bertempur dengan koalisi anti-ISIS pimpinan AS. Di mana YPG khawatir penarikan ini akan menjadikan mereka sasaran empuk pasukan Turki, yang menganggap YPG sebagai teroris.

Pompeo mengatakan, dia telah membahas masalah ini dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dan yakin bahwa itu dapat diselesaikan.

"Kami mengakui hak rakyat Turki untuk mempertahankan negara mereka dari teroris, tetapi kami juga tahu bahwa mereka, yang bukan teroris dan bertempur bersama kami selama ini layak dilindungi. Ada banyak detail yang harus diselesaikan, tetapi saya optimis kami dapat mencapai hasil yang baik," katanya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak