alexametrics

Trump Batal Deklarasikan Keadaan Darurat

loading...
Trump Batal Deklarasikan Keadaan Darurat
Presiden AS Donald Trump batal mendeklarasikan keadaan darurat nasional. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan menyatakan keadaan darurat nasional "sekarang" guna mengakhiri perselisihan atas keamanan di perbatasan.

Perselisihan terkait tembok perbatasan yang berujung pada penutupan pemerintah telah mengganggu segala lini di AS, mulai dari perjalanan udara hingga pengumpulan pajak dan penangguhan pembayaran untuk 800 ribu pekerja pemerintah.

Trump telah berulang kali menggambarkan situasi di perbatasan AS-Meksiko sebagai "krisis kemanusiaan" karena spekulasi telah meningkat minggu ini bahwa ia akan mengkangkangi Kongres untuk mulai membangun tembok perbatasan, sebuah langkah yang pasti akan menarik tantangan pengadilan dari Demokrat yang mengatakan penghalang akan menjadi tindakan biadab dan tidak efektif.



Sebagai gantinya, presiden mendesak anggota parlemen untuk memberinya USD5,7 miliar untuk keamanan perbatasan.

“Solusi mudahnya bagi saya untuk mendeklarasikan darurat nasional. Saya bisa melakukannya dengan sangat cepat,” kata Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih mengenai keamanan perbatasan.

“Saya memiliki hak mutlak untuk melakukannya. Tetapi saya tidak akan melakukannya dengan begitu cepat. Karena ini adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh Kongres,” imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/1/2019).

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, mengolok-olok Trump saat dia mengatakan kepada wartawan itu terserah Trump untuk membuat langkah selanjutnya.

"Mari kita beri dia waktu untuk memikirkannya. Berpikir? Apakah saya mengatakan berpikir?" katanya.

Trump berbicara setelah anggota parlemen menunda sampai akhir pekan, menghalangi segala tindakan yang mungkin sampai minggu depan. Pada hari Sabtu, penutupan pemerintah akan menjadi yang terpanjang dalam sejarah AS.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak