alexametrics

Fenomena Aneh, Kelompok Serangga 'Menginvasi' Masjidilharam Makkah

loading...
Fenomena Aneh, Kelompok Serangga Menginvasi Masjidilharam Makkah
Para petugas menangani serbuan serangga di kompleks Masjidilharam, Makkah, Arab Saudi. Foto/Twitter @albaid4
A+ A-
MAKKAH - Kelompok serangga dalam jumlah besar "menginvasi" kompleks Masjidilharam, salah satu situs tersuci umat Islam di Makkah, Arab Saudi. Tim khusus pekerja sanitasi dikerahkan untuk menangani fenomena aneh berupa serbuan belalang, jangkrik hitam dan kecoak tersebut.

Kejadian langka itu telah dikonfirmasi otoritas kota Makkah. Belum jelas apa penyebab serbuan kelompok serangga ke salah satu situs tujuan jamaah haji dan umrah umat Muslim tersebut.

"Kami telah memanfaatkan semua upaya yang tersedia untuk mempercepat pemberantasan serangga demi kepentingan keselamatan dan kenyamanan para tamu di rumah Tuhan," bunyi pernyataan otoritas kota Makkah, seperti dikutip dari Al-Araby, Jumat (11/1/2019).



Kejadian langka ini juga memicu tim khusus pekerja sanitasi melakukan fumigasi di seluruh kota Makkah. Para warga bingung melihat fenomena tersebut.

Pemerintah kota Makkah telah menunjuk hampir 130 orang untuk mengatasi masalah itu.

"Kami fokus pada bidang reproduksi dan pengembangbiakan serangga, selokan, dan sumber air terbuka di sekitar pekarangan Masjidilharam dan di semua toilet di pekarangan masjid," lanjut otoritas kota Makkah.

Media sosial Arab Saudi juga diramaikan posting foto dan video perihal kejadian itu. Tak hanya kompleks Majidilharam, sekolah dan rumah-rumah warga di sekitar situs suci juga jadi target "invasi" serangga.

"Pada Sabtu malam saya berdoa di Masjidilharam dan serangga ada di mana-mana, masjid memikat mereka, tidak hanya di halaman, tetapi bahkan di sekitar Kakbah," kata warga setempat, Abdulwhab Soror, 64, kepada The National.

"Saya telah tinggal di Makkah seumur hidup saya dan saya belum pernah menyaksikan sesuatu seperti ini sebelumnya," ujarnya.
Fenomena Aneh, Kelompok Serangga 'Menginvasi' Masjidilharam Makkah
Foto/Twitter @yasmena_arafat
Fenomena itu bahkan membingungkan para pakar margasatwa. Dr Jacky Judas, manajer dan penasihat ilmiah keanekaragaman hayati terestrial di WWF and Emirates Nature, mengatakan kejadian ini adalah yang pertama kali.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak