alexametrics

Mengenaskan, Perempuan Nepal dan 2 Anaknya Tewas di Pondok Menstruasi

loading...
Mengenaskan, Perempuan Nepal dan 2 Anaknya Tewas di Pondok Menstruasi
Seorang ibu asal Nepal dan dua anaknya mati keracunan asap di pondok menstruasi. Foto/Ilustrasi
A+ A-
KATHMANDU - Seorang ibu asal Nepal dan dua anaknya meninggal. Ketiganya diduga kehilangan nyawa setelah menghirup asap setelah satu malam berada di gubuk tanpa jendela tempat perempuan dibuang selama periode menstruasi mereka.

Banyak komunitas di Nepal menganggap perempuan yang sedang menstruasi tidak murni dan memaksa ibu serta anak perempuannya untuk tinggal di sebuah pondok yang jauh dari rumah sebulan sekali. Padahal praktik seperti ini telah dilarang.

Polisi mengatakan Amba Bohara (35) tertidur di sebuah gubuk di distrik Bajura barat pada Selasa malam dengan dua putranya yang berusia 12 dan sembilan tahun.



Ketiganya berkumpul di sekitar api untuk tetap hangat dalam kondisi musim dingin yang membeku di Nepal.

Kepala polisi setempat, Uddhab Singh Bhat mengatakan, ibu mertua perempuan itu membuka pondok tersebut pada hari berikutnya untuk menemukan ketiganya telah tewas.

"Kami sedang menunggu hasil postmortem untuk mengkonfirmasi penyebab kematian, tetapi (kami) yakin mereka meninggal karena mati lemas," kata Bhat.

"Kami sedang menyelidiki," imbuhnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (11/1/2019).

Sebagian selimut yang melindungi ketiganya terbakar, dan Bohara menderita luka bakar di kakinya.

Praktik pengucilan kuno yang dikenal sebagai "chhaupadi" dilarang pada tahun 2005 namun masih diberlakukan di beberapa bagian di Nepal, khususnya daerah barat yang terpencil dan konservatif.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak