alexametrics

Pemimpin Hamas Dilaporkan Batal Kunjungi Moskow

loading...
Pemimpin Hamas Dilaporkan Batal Kunjungi Moskow
Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal menyatakan, pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh membatalkan kunjungan ke Moskow. Foto/Istimewa
A+ A-
MOSKOW - Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal menyatakan, pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh membatalkan kunjungan ke Moskow. Haniyeh sejatinya dijadwalkan berkunjung ke Moskow pada pekan depan atas undangan pemerintan Rusia.

"Kunjungan yang dijadwalkan 15 Januari tidak akan terjadi. Itu masih direncanakan, tetapi tanggal pastinya tidak diketahui. Kunjungan itu dapat terjadi ketika situasi di Palestina lebih menguntungkan," kata Nofal, seperti dilansir Tass pada Kamis (10/1).

Haniyeh sejatinya dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan sejumlah pejabat lainnya dalam kunjunganya ke Moskow. Isu persatuan Palestina disebut akan menjadi topik utama pembicaraan.



Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov sebelumnya mengatakan, Moskow memiliki niat untuk mencoba menjembatani pembicaraan antara dua faksi terbesar di Palestina, yakni Hamas dan Fatah.

Dia juga menyatakan keinginan Rusia untuk mengadakan pertemuan antara Hamas dan kelompok Fatah, dua kekuatan politik utama di Palestina, untuk mempromosikan rekonsiliasi nasional antara kedua belah pihak.

Konflik antara Fatah dan Hamas dimulai pada 2006, setelah beberapa bentrokan bersenjata antara gerakan Palestina. Pada bulan Oktober 2017, kedua belah pihak menandatangani perjanjian yang menetapkan pembentukan pemerintah persatuan di Jalur Gaza dan di Tepi Barat paling lambat 1 Desember 2017. Namun, kedua pihak memutuskan untuk menunda pelaksanaan rencana tersebut.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak