alexametrics

UNHCR Minta Australia Beri Suaka Remaja Arab Saudi

loading...
UNHCR Minta Australia Beri Suaka Remaja Arab Saudi
UNHCR Minta Australia Beri Suaka Remaja Arab Saudi. (Reuters).
A+ A-
SYDNEY - Australia sedang mempertimbangkan memberi suaka pada seorang remaja Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, yang lari ke Thailand karena takut disiksa keluarganya.

Rahaf tiba di Bangkok pada Sabtu (5/1) untuk mencari suaka. Australia menyatakan akan mempertimbangkan aplikasi suakanya jika Komisioner Tinggi untuk Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) memberinya status pengungsi.

”UNHCR merujuk Rahaf Mohammed al-Qunun ke Australia untuk pertimbangan penampungan pengungsi,” papar Departemen Keamanan Dalam Negeri Australia melalui email kepada Reuters.



Departemen itu akan mempertimbangkan rekomendasi UNHCR tersebut dan menolak berkomentar lebih banyak. Kantor UNHCR di Thailand juga belum memberi penjelasan lebih rinci.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Marise Payne dijadwalkan berada di Bangkok pada hari ini untuk kunjungan yang telah dijadwalkan sebelumnya. Payne akan membahas kasus pemain sepak bola Bahrain, Hakeem Al-Araibi, yang memiliki status pengungsi di Australia tapi dipenjara di Thailand.

Rahaf awalnya ditolak masuk ke Thailand saat dia tiba di negara itu pada Sabtu (6/1). Dia segera mengunggah pesan di Twitter dari tempat transit di Bandara Suvarnabhumi Bangkok yang menyatakan dia lari dari Kuwait dan nyawanya dalam bahaya jika dipaksa kembali ke Arab Saudi.

Dalam beberapa jam, kasus itu menjadi viral di Twitter dengan disebarkan jaringan aktivis di penjuru dunia yang mendesak Pemerintah Thailand tidak memaksa wanita itu kembali ke pesawat yang akan membawanya pulang ke keluarganya.

Dia kemudian diizinkan masuk Thailand dan pada Selasa (8/1) mulai proses mencari suaka di negara ketiga. ”Dia menolak bertemu ayah dan kakaknya yang terbang ke Bangkok pekan ini,” papar kepala imigrasi Thailand Surachate Hakparn.

Kasus yang dialami Rahaf itu menarik perhatian dunia mengenai perlakuan yang dialami wanita di Saudi. Meski Payne mungkin membahas kasus Rahaf dengan Menlu Thailand, hanya Al-Araibi yang disebut dalam pernyataan Australia menjelang perjalanannya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak