alexametrics

Harimau Ini Minta Bantuan Manusia, Ahli Margasatwa Tercengang

loading...
Harimau Ini Minta Bantuan Manusia, Ahli Margasatwa Tercengang
Harimau Siberia sebelum ditembak bius untuk diberi pertolongan karena terluka. Foto/Land of Leopard/The Siberian Times
A+ A-
NOVOSIBIRSK - Perilaku seekor harimau jantan di Siberia, Rusia membuat para ahli margasatwa tercengang. Satwa predator yang juga dikenal dengan nama Thikon ini sengaja keluar dari habitatnya di alam liar untuk mencari bantuan manusia karena mengalami luka.

Harimau Amur itu tiba-tiba muncul di pos perbatasan Rusia, wilayah terpencil di dekat perbatasan dengan China selama periode Tahun Baru lalu. Dia menolak untuk pergi meski pasukan penjaga perbatasan—yang merupakan bagian dari layanan keamanan FSB—meletuskan tembakan peringatan.

Satwa yang diperkirakan berumur 15 tahun ini menentang instingnya untuk mencari bantuan manusia setelah terluka. Harimau Amur saat ini terancam punah dengan populasi sekitar 550 ekor di Siberia.



Sambil menunggu bantuan manusia untuk mengobati lukanya, harimau itu mempertahankan hidupnya dengan membunuh dan memakan dua anjing penjaga milik pasukan penjaga perbatasan.

Selama lima hari satwa itu menolak pergi meski pasukan penjaga perbatasan berupaya menakut-nakutinya. Pasukan penjaga perbatasan tak menyadari jika perilaku tak normal harimau itu karena luka yang diderita.

Polisi hutan kemudian dipanggil dan mencatat perilaku tak biasa hewan tersebut. Pada umumnya, harimau Amur menghindari kontak langsung dengan manusia.

"(Harimau) itu tiba di pos perbatasan—di Land of the Leopard National Park—pada 29 Desember dan tidak menunjukkan keinginan untuk pergi," tulis The Siberian Times dalam laporannya.

Sergey Aramilev, direktur Amur Tiger Center, memuji penjaga perbatasan karena tidak menembak mati satwa langka tersebut.

"Perilaku harimau menunjukkan bahwa setelah seumur hidup di alam liar ini adalah binatang yang datang kepada mereka (para manusia) untuk meminta bantuan," katanya, yang dikutip Sabtu (5/1/2019).
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak