Bagaimana Kesenjangan Generasi Memicu Gerakan Demonstrasi Pro-Palestina di AS?

Senin, 29 April 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 10 Fakta Menarik Pesawat Kiamat AS sebagai Persiapan Menuju Perang Nuklir

2. Melemahnya Politiknya Biden

Bagaimana Kesenjangan Generasi Memicu Gerakan Demonstrasi Pro-Palestina di AS?

Foto/AP

Selama bertahun-tahun, jajak pendapat publik di AS menunjukkan bahwa generasi muda lebih bersimpati terhadap Palestina dan kritis terhadap Israel.

Namun masyarakat Amerika secara keseluruhan semakin kritis terhadap perlakuan Israel terhadap warga Palestina, termasuk dalam perang yang sedang berlangsung di Gaza.

Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas responden AS mendukung gencatan senjata permanen di daerah kantong Palestina yang terkepung, di mana Israel telah membunuh lebih dari 34.000 warga Palestina sejak konflik tersebut pecah pada 7 Oktober.

Namun Biden tetap mempertahankan dukungan kuatnya terhadap Israel, sekutu utama AS di Timur Tengah, di tengah perang.

Sikap presiden berusia 81 tahun itu bisa berdampak buruk secara politik, karena Biden menghadapi persaingan yang sulit untuk terpilih kembali pada pemilu November mendatang yang diperkirakan akan mempertemukannya dengan pendahulunya dari Partai Republik, Donald Trump.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Biden perlu mengajukan banding kepada basis Partai Demokrat, yang tidak bersatu dalam mendukung Israel seperti Partai Republik.

Angus Johnston, sejarawan aktivisme mahasiswa AS, menjelaskan bahwa kesenjangan generasi mengenai Israel sangat menonjol di kalangan Demokrat.

“Di tingkat nasional, kami telah melihat hal ini sebagai keterputusan antara nilai-nilai pemilih muda dan sebagian besar politisi Demokrat,” kata Johnston kepada Al Jazeera.

“Dan apa yang kita lihat sekarang adalah keterputusan serupa antara generasi muda di kampus dan banyak pengelola kampus, serta alumni dan donatur.”

Abdelhadi, sosiolog tersebut, menambahkan bahwa pendekatan penegakan hukum yang keras terhadap protes solidaritas di Gaza telah melemahkan argumen Partai Demokrat bahwa memilih Biden akan melindungi negara dari Trump, yang mereka tuduh sebagai otoritarianisme.

“Kenyataannya adalah Partai Demokrat telah memberi tahu kita bahwa kaum muda perlu menyelamatkan demokrasi dan bahwa orang-orang kulit berwarna perlu menyelamatkan demokrasi dan bahwa segala perselisihan dengan pemerintahan saat ini perlu dikesampingkan demi menyelamatkan demokrasi,” katanya kepada Al Jazeera. .

“Tetapi di manakah demokrasi ketika ada aparat negara yang memukuli mahasiswa dan dosen karena melakukan protes, dan Gedung Putih tidak mengatakan apa-apa tentang hal itu?”

Wasow juga mengatakan protes dan tindakan keras terhadap mereka dapat menambah sikap apatis terhadap Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved