alexametrics

Bersaksi di Sidang Morsi, Hosni Mubarak Minta Izin El-Sisi

loading...
Bersaksi di Sidang Morsi, Hosni Mubarak Minta Izin El-Sisi
Mantan diktator Mesir, Hosni Mubarak, bersaksi dalam persidangan presiden terguling Muhammad Morsi. Foto/Istimewa
A+ A-
KAIRO - Presiden Mesir yang digulingkan, Hosni Mubarak, meminta izin Presiden Abdel Fattah El-Sisi untuk mengungkapkan informasi sensitif dalam persidangan ulang mantan presiden lainnya yang digulingkan Muhammad Morsi.

Digulingkan pada 2011 setelah protes massa terhadap kekuasaannya yang hampir 30 tahun, Mubarak duduk di kursi pengadilan Kairo untuk memberikan kesaksian tentang hukuman penjara yang didalangi oleh Morsi dan anggota kelompok Ikhwanul Muslimin lainnya selama pemberontakan.

Mubarak yang berusia 90 tahun, yang kekuasaannya hampir tiga dasawarsa diakhiri oleh pemberontakan rakyat pada 2011, memasuki ruang sidang dengan tongkat bersama dua putranya Alaa dan Gamal. Ia mengenakan jas biru tua dan dasi yang serasi. Ia tampak sehat secara fisik dan mental meskipun pidatonya lambat.



Dalam kesaksian di bawah sumpah, Mubarak menolak untuk menjawab semua pertanyaan hakim sampai presiden memberinya "izin" untuk mengungkapkan informasi "sensitif" terkait dengan keamanan nasional.

"Jika saya berbicara, saya akan membuka banyak subyek yang saya dilarang berdiskusi tanpa izin," katanya seperti dikutip dari Arab News, Kamis (27/12/2018).

Mantan presiden mengakui bahwa pada saat itu, ia telah menerima informasi dari kepala intelijennya tentang infiltrasi militan dari Jalur Gaza ke timur negara itu selama pemberontakan.

"Jenderal Omar Suleiman memberi tahu saya pada 29 Januari 2011 bahwa 800 gerilyawan bersenjata menyusup ke perbatasan," katanya, seraya menambahkan bahwa gerilyawan dari kelompok Hamas, dibantu oleh penduduk Sinai Utara, menggunakan terowongan bawah tanah untuk menyeberang.

Hakim juga mengajukan pertanyaan kepada Mubarak tentang keterlibatan operasi Hizbullah.

Di perbatasan dengan Gaza, Sinai Utara adalah pusat dari pemberontakan ekstremis yang meletus menyusul pemberontakan militer terhadap Morsi pada 2013.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak