alexametrics

Abaikan Kemarahan Israel, Rusia: Pemimpin Hamas Berkunjung 2019

loading...
Abaikan Kemarahan Israel, Rusia: Pemimpin Hamas Berkunjung 2019
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. Foto/REUTERS
A+ A-
MOSKOW - Pemerintah Presiden Vladimir Putin pada hari Jumat (21/12/2018) menyatakan pemimpin Hamas Palestina, Ismail Haniyeh, tetap akan mengunjungi Rusia pada awal 2019. Moskow mengabaikan kemarahan Israel yang tak rela salah satu musuh bebuyutannya itu diundang secara resmi.

Wakil Menteri Luar Negeri yang juga Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Timur Tengah dan Afrika, Mikhail Bogdanov, mengonfirmasi undangan untuk Haniyeh.

"Kami telah mengundang dan dia menerima undangan dengan rasa syukur. Saat ini kami membutuhkan tanggal yang akan cocok untuk pihak kedua dan delegasi," kata Bogdanov, yang dikutip kantor berita TASS.



"Kami mengharapkan kunjungan dilakukan awal tahun depan," ujarnya.

"Dia perlu memutuskan anggota delegasi, kami telah membuat beberapa saran dan sedang menunggu konfirmasi," imbuh diplomat senior Rusia itu.

Sebelumnya, Pemerintah Israel melalui kedutaannya di Moskow keberatan dengan keputusan Rusia mengundang Haniyeh.

Stasiun televisi Channel 10 melaporkan reaksi kemarahan Tel Aviv atas keputusan Moskow. Israel sendiri selama berbulan-bulan telah terlibat dalam pembicaraan tidak langsung dengan Hamas yang dimediasi oleh pejabat Mesir dan PBB. Pembicaraan itu untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

"Selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov tentang masalah ini, Duta Besar Israel untuk Rusia Gary Koren juga mencatat bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ingin bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin," bunyi laporan media Tel Aviv tersebut.

"Lavrov hanya mengangguk tetapi tidak berkomentar," lanjut laporan itu.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak