alexametrics

Kebangkitan Rudal Rusia-China Ancam Kultus Kapal Induk AS

loading...
Kebangkitan Rudal Rusia-China Ancam Kultus Kapal Induk AS
Jet-jet tempur F/A-18 Hornet saat melesat dari kapal induk USS John C. Stennis. Foto/US Navy
A+ A-
WASHINGTON - Sebanyak 11 kapal induk super Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) selama ini mewakili kecemburuan dunia dalam hal keperkasaan angkatan laut dan proyeksi kekuatan militer. Namun, status kultus mereka terancam tinggal mitos oleh kebangkitan armada rudal Rusia dan China.

Mitos kapal induk Amerika selama ini menyatakan bahwa pada saat krisis, pertanyaan pertama yang diajukan seorang presiden adalah; di mana kapal induk?

Kapal induk kelas Nimitz Angkatan Laut AS mendominasi kapal-kapal raksasa setinggi 130 kaki di atas permukaan air laut. Dengan panjang rata-rata lebih dari 1.000 kaki, kapal-kapal tersebut ibarat kota yang mengambang atau lapangan pesawat terbang mobile.



Saban satu kapal induk yang digerakkan dengan reaktor nuklir membawa sekitar 80 pesawat dan 7.000 pelaut, marinir, dan pilot. Satu operator kapal menelan biaya sekitar USD5 miliar. Sedangkan pesawat tempur di atasnya kemungkinan menelan biaya miliaran dolar.

Kehidupan awak dan pentingnya kapal induk bagi pemahaman AS tentang kekuatan nasionalnya tak ternilai harganya.

Jerry Hendrix, mantan kapten Angkatan Laut AS memperingatkan kehebatan kapal-kapal raksasa itu terlalu mitologis untuk bertarung. Hendrix yang pernah bekerja sebagai ketua panel eksekutif operasi angkatan laut pada penerbangan angkatan laut dan pertahanan rudal memperingatkan hal itu di acara Heritage Foundation pada hari Selasa lalu.

"Operator telah melampaui platform laut untuk menjadi simbol mistik kekuatan nasional Amerika," kata Hendrix. "Mereka adalah simbol bangsa, kebesaran, dalam cara mereka dianggap sebagai aset prestise nasional," ujarnya.

Menurutnya, jika AS membeli semua satu operator dalam satu tahun, itu akan memakan 80 persen dari total anggaran pembangunan kapal.

Tetapi dengan bangkitnya rudal-rudal pembunuh dari China dan Rusia, yang dibuat khusus untuk menenggelamkan kapal-kapal induk di laut, akan mengancam status armada kapal induk sebagai simbol kebesaran militer Amerika.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak