alexametrics

Pria Ini Diberi Pilihan yang Remukkan Hati, Nyawa Bayi atau Istrinya

loading...
Pria Ini Diberi Pilihan yang Remukkan Hati, Nyawa Bayi atau Istrinya
Frederick Connie, pria di Colorado, Amerika Serikat menyambut kelahiran bayi perempuannya sekaligus berduka karena sang istri meninggal saat peralinan. Foto/The Star
A+ A-
COLORADO - Seorang pria di Littleton, Colorado, Amerika Serikat (AS) diberi pilihan dokter yang membuat hatinya "remuk" setelah istrinya yang sedang hamil mengalami pendarahan hebat. Dia harus memilih antara menyelamatkan istrinya atau bayi yang akan dilahirkan.

Pria bernama Frederick Connie tak kuasa untuk memilih, sampai akhirnya dokter harus membuat pilihan yang terbaik.

Sang istri, Keyvonne Connie semestinya melahirkan bayi perempuannya pada pertengahan Januari mendatang. Tetapi pada pagi hari Jumat, 30 November, dia mulai mengalami perdarahan hebat di dalam rumah mereka.

“Saya suka kamu baik-baik saja? Dan saya melihat darah di mana-mana," kata Frederick Connie.

Pasangan itu bergegas ke rumah sakit, di mana dokter memberikan pilihan yang sulit.

“Itu baik memberinya operasi terlebih dahulu dan mungkin menyelamatkan hidupnya, tetapi Anda akan kehilangan putri Anda," kata Frederick menirukan ucapan dokter."Atau putri Anda dapat diselamatkan, tetapi ada kemungkinan Anda akan kehilangan istri Anda," lanjut ucapan dokter yang ditirukan Frederick kepada FOX31.

Pilihan terbaik yang diambil Frederick adalah dia memilih istrinya untuk menjalani operasi caesar darurat untuk menyelamatkan bayinya. Prediksi buruk sang dokter tepat. Bayi tersebut berhasil diselamatkan, sedangkan ibunya meninggal.

"Saya senang saya membuat keputusan itu karena pada akhirnya jika Keyvonne mungkin bisa selamat, dia akan membenci saya selama sisa hidup saya karena saya  tahu perasaannya tentang anak-anak," katanya, yang dilansir Jumat (7/12/2018).

Oleh sang ayah, bayi perempuan itu diberi nama Angelique Keyvonne Connie. "Saya memberikan nama ibunya. Dia akan tahu ibunya. Saya akan memastikan itu," katanya.

Frederick mengatakan, sang istri sejatinya masih bertahan hidup usai operasi caesar. Namun, beberapa menit kemudian kesehatan istrinya menurun drastis.

"Secara harfiah semua isi perutnya keluar ke seluruh tempat tidur dan lantai," katanya. "Mereka (tim medis) mencoba (untuk menyelamatkannya) dan tidak tahan. Dia meninggal sebelum mereka sempat membawanya ke ruang operasi (lanjutan)," lanjut Frederick.

“Mereka memberi saya ruang persalinan dan saya adalah satu-satunya pria yang memiliki ruang dalam persalinan dan ibu-ibu di sana mengatakan itu baik-baik saja," ujar pria tersebut.

Bayi kecil itu berjuang melawan masalah kesehatannya sendiri dan diperkirakan akan menghabiskan beberapa hari hingga berminggu-minggu di rumah sakit. Dia minum air susu ibu (ASI) dari pendonor dan mengenakan pakaian yang diberikan beberapa perawat sebagai hadiah.

“Saya (tidak tahu) tentang mengganti popok, tapi saya akan belajar. Saya akan menjadi ayah sepenuh waktu untuknya," kata Frederick.

Setelah bayinya keluar dari rumah sakit, Frederick baru akan merencanakan pemakaman istrinya.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak