alexametrics

Bahas Proses Perdamaian, Utusan Khusus AS Temui Presiden Afghanistan

loading...
Bahas Proses Perdamaian, Utusan Khusus AS Temui Presiden Afghanistan
Ashraf Ghani melakukan pertemuan dengan utusan khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad membahas upaya terbaru untuk solusi politik di negara itu. Foto/Istimewa
A+ A-
KABUL - Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani dilaporkan melakukan pertemuan dengan utusan khusus Amerika Serikat (AS) untuk Rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad. Keduanya membahas upaya terbaru untuk solusi politik guna menyelesaikan konflik di negara itu.

"Selama pertemuan itu, Khalilzad memberi penjelasan kepada Ghani mengenai kunjungannya ke sejumlah negara di kawasan itu, dengan fokus pada perdamaian dan rekonsiliasi Afghanistan," kata istana kepresidenan Afghanistan dalam sebua pernyataan.

"Ghani mengatakan, pada pertemuan itu bahwa upaya perdamaian bersama akan membantu warga Afghanistan untuk mencapai perdamaian abadi dan mengakhiri perang panjang dan krisis," sambungnya, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (6/12).

Khalizad sendiri mengunjungi Afghanistan setelah sebelumnya menunjungi Pakistan. Dia juga mengadakan pembicaraan tiga hari dengan perwakilan politik Taliban di Qatar bulan lalu.

Sementara itu, sebelumnya Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan menuturkan, Kabul siap untuk memulai dialog langsung dengan Taliban tanpa prasyarat dan untuk membahas masalah apa pun, termasuk amandemen konstitusi.

"Apa pun agenda yang ingin didiskusikan oleh Taliban di meja perundingan, kami siap memfasilitasi. Masalah apa pun yang baik untuk masa depan Afghanistan dapat didiskusikan, termasuk amandemen konstitusi," kata juru bicara Dewan Tinggi Perdamaian, Ihsan Taheri.

Dia menuturkan, pemerintah Afghanistan sebelumnya telah menyarankan kondisi tertentu dan pembicaraan tidak pernah dimulai. Oleh karena itu, demi dimulainya pembicaraan, kali ini Kabul tidak akan mengajukan syarat apapun kepada Taliban.
(esn)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak