alexametrics

ICC Terus Tunda Selidiki Kejahatan Israel, Palestina Kesal

loading...
ICC Terus Tunda Selidiki Kejahatan Israel, Palestina Kesal
Menlu Palestina, Riyad al-Malki mengkritik Pengadilan Pidana Internasional, karena lambat dalam menyelidiki Israel atas kemungkinan kejahatan perang terhadap Palestina. Foto/Istimewa
A+ A-
DEN HAAG - Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Malki mengkritik Pengadilan Pidana Internasional (ICC), karena sangat lambat dalam menyelidiki Israel atas kemungkinan kejahatan perang terhadap Palestina.Berbicara pada pembukaan sesi ke-17 Majelis Negara-Negara Pihak ICC di Den Haag, Belanda, Maliki mencatat bahwa ICC telah meluncurkan penyelidikan awal terhadap kemungkinan kejahatan perang Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Tetapi, dia mengatakan bahwa ICC terus menunda pemeriksaan dan ini merusak kredibilitas pengadilan itu."Berapa banyak rumah-rumah Palestina akan dihancurkan, keluarga yang terlantar, warga Palestina disiksa dan anak-anak dibunuh oleh penjajah Israel sebelum ICC meluncurkan penyelidikan terhadap mereka?" tanya Malki.Malki, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (6/12), kemudian menyinggung kegagalan ICC untuk mengadili pejabat senior Israel meskipun empat tahun berlalu sejak penyelidikan awal."Korban Palestina telah menunggu cukup lama untuk keadilan. Penundaan dalam penyelidikan adalah penundaan dalam membawa keadilan dan memberikan impunitas kekuasaan pendudukan dan lebih banyak waktu untuk melakukan kejahatan sehari-hari," sambungnya.Pada Desember 2014, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menandatangani konvensi dan statuta Roma terkait dengan ICC. ICC kemudian menerima Palestina sebagai anggota pada April 2015.Selama sembilan bulan terakhir, warga Palestina di Gaza telah menggelar demonstrasi rutin di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel untuk menuntut hak untuk kembali ke rumah mereka di Palestina. Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi wilayah itu.Sejak unjuk rasa dimulai pada 30 Maret, lebih dari 210 warga Palestina telah menjadi martir dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga.
(esn)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak