alexametrics

Afghanistan Mengaku Siap Bahas Perubahan Konstitusi dengan Taliban

loading...
Afghanistan Mengaku Siap Bahas Perubahan Konstitusi dengan Taliban
Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan menuturkan, Kabul siap untuk memulai dialog langsung dengan Taliban tanpa prasyarat dan untuk membahas masalah apa pun. Foto/Istimewa
A+ A-
KABUL - Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan menuturkan, Kabul siap untuk memulai dialog langsung dengan gerakan Taliban tanpa prasyarat dan untuk membahas masalah apa pun, termasuk amandemen konstitusi.

"Dalam administrasi Afghanistan dan dengan keputusan Dewan Perdamaian Tinggi sebagai mediator, kami mengumumkan bahwa tidak ada syarat untuk memulai negosiasi," kata juru bicara Dewan Tinggi Perdamaian, Ihsan Taheri. 

"Apa pun agenda yang ingin didiskusikan oleh Taliban di meja perundingan, kami siap memfasilitasi bahwa, masalah apa pun yang baik untuk masa depan Afghanistan dapat didiskusikan, termasuk amandemen konstitusi," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (5/12).

Dia menuturkan, pemerintah Afghanistan sebelumnya telah menyarankan kondisi tertentu dan pembicaraan tidak pernah dimulai. Oleh karena itu, demi dimulainya pembicaraan, kali ini Kabul tidak akan mengajukan syarat apapun kepada Taliban.

Teheran kemudian mengatakan, Amerika Serikat (AS) dan negara-negara NATO lainnya, telah meyakinkan Kabul bahwa mereka siap untuk menarik pasukan mereka dari negara itu, jika memang rakyat Afghanistan menginginkannya.

"Ini bukan masalah antara kami dan AS, itu bukan masalah antara kami dan rekan-rekan internasional lainnya yang ada di sini untuk bantuan keamanan. Kami mengatakan kepada mereka (tentang potensi penarikan) dan mereka menyatakan, keputusan itu berada di tangan kami," tukasnya.

Dirinya menambahkan, untuk saat ini Afghanistan masih membutuhkan kehadiran pasukan NATO, untuk membantu menjaga keamanan. Dia lalu memastikan bahwa penarikan pasukan asing akan menjadi salah satu pembahasan dalam pembicaraan damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan di masa depan.
(esn)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak