alexametrics

Hamas: Kami Mengajarkan Israel 'Pelajaran Serius'

loading...
Hamas: Kami Mengajarkan Israel Pelajaran Serius
Juru bicara kelompok militan Hamas, Sami Abu Zuhri. Foto/Istimewa
A+ A-
ALJIR - Perlawanan yang diberikan Palestina atas agresi militer Israel memberikan sesuatu yang serius bagi negara Zionis itu untuk dipikirkan. Hal itu diungkapkan juru bicara kelompok militan Hamas, Sami Abu Zuhri.

"Kami mengajarkan Israel pelajaran yang serius. Ini adalah pesan ke Israel," kata Abu Zuhri. "Sikap kelompok-kelompok perlawanan akan ditentukan sesuai dengan perilaku Israel," imbuhnya seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (14/11/2018).

Pernyataan itu disampaikan Zuhri dalam pidato di Aljazair selama demonstrasi solidaritas dengan Gaza yang diselenggarakan oleh Gerakan Masyarakat untuk Perdamaian, partai terbesar dengan afiliasi Islam di negara Afrika utara.

Setelah meningkatnya eskalasi di wilayah itu, kelompok perlawanan Palestina Selasa waktu setempat mengumumkan gencatan senjata dengan Israel di bawah mediasi Mesir.

Setelah serangan Israel di Gaza pada hari Senin, tujuh orang Palestina tewas dan 25 lainnya terluka. Roket yang ditembakkan oleh kelompok-kelompok Palestina di Gaza menewaskan seorang perwira Israel dan melukai 50 lainnya.

Sekelompok tentara dari pasukan khusus yang berafiliasi dengan tentara Israel pada hari Minggu menyusup ke Gaza dengan kendaraan sipil.

Pasukan Israel mendapat perhatian dari pasukan yang berafiliasi dengan Hamas setelah memasuki Gaza sejauh 3 kilometer, memicu konflik bersenjata yang mengakibatkan tewasnya warga Palestina dan kematian tentara Israel.

Hari berikutnya, kelompok perlawanan Palestina, termasuk Hamas dan Jihad Islam, melakukan serangan roket, melukai tentara Israel.

Kelompok-kelompok Palestina mengumumkan serangan itu, yang menghantam sebuah bus di Israel, adalah pembalasan atas meninggalnya seorang anggota mereka yang hilang pada Minggu lalu.

Menyusul insiden itu, Israel memulai serangan udara di Gaza dan kelompok-kelompok Palestina menanggapinya dengan roket.

Sejak 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir akibat tembakan tentara Israel - dan ribuan lainnya terluka - saat mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak