alexametrics

Baku Tembak, 7 Warga Palestina dan 1 Tentara Israel Tewas

loading...
Baku Tembak, 7 Warga Palestina dan 1 Tentara Israel Tewas
Satu tentara Israel dan tujuh warga Palestina tewas dalam baku tembak di Jalur Gaza, Minggu malam. Foto/REUTERS/Amir Cohen/File Photo
A+ A-
GAZA - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) meluncurkan serangan rahasia di Khan Younis, Jalur Gaza, pada Minggu malam. Operasi militer itu memicu baku tembak yang menyebabkan tujuh warga Palestina dan seorang tentara Israel tewas.

Serangan rahasia IDF diklaim menargetkan para komandan Hamas.

"Selama kegiatan operasional pasukan khusus IDF di Gaza, terjadi baku tembak, di mana seorang perwira IDF tewas dan seorang pewira IDF lainnya terluka," kata IDF dalam sebuah pernyataan, hari Senin (12/11/2018), yang dipublikasikan di Twitter.

Otoritas Kesehatan Palestina mengatakan sedikitnya 6 warga Palestina tewas dalam apa yang mereka sebut sebagai baku tembak di Gaza. Versi Kementerian Dalam Negeri Gaza, dua komandan Hamas berada di antara enam korban tewas.

Ada juga laporan bahwa pesawat tempur Israel menembakkan sekitar 40 rudal di Jalur Gaza tak lama setelah insiden baku tembak. Empat orang lainnya dilaporkan tewas dalam pemboman itu.

Awalnya, seorang tentara IDF diculik dalam operasi rahasia tersebut. Namun, laporan itu dibantah. "Bertentangan dengan laporan, tidak satu pun tentara kami diculik selama kegiatan operasional yang berlangsung di Gaza," tulis IDF via akun Twitter resminya, @IDFSpokesperson.

Dua komandan Hamas yang tewas diidentifikasi bernama Nur Barake dan Muhammad al-Qara. Haaretz yang mengutip sumber Palestina melaporkan Barake adalah wakil komandan sayap militer Hamas, Brigade Iz al-Din al-Qassam.

Sementara itu, beberapa sirene alarm terdengar di Dewan Regional Eshkol di Israel selatan dekat perbatasan Gaza. Menurut IDF, sistem pertahanan rudal Israel sejauh ini telah mencegat dua proyektil yang ditembakkan dari Gaza.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak